Floresa merupakan media independen berbasis di Flores, NTT. Baca selengkapnya tentang kami dengan klik di sini!
buruh migran NTT
Artikel-artikel terkait topik ini
Terpuruk di Tanah Sendiri, Pemicu Warga NTT Jadi Buruh Migran
Peneliti mendesak kepala daerah terpilih mengedepankan kebijakan berbasis riset guna memahami alasan warga sulit bertahan di kampung
Mariance Kabu, Pekerja Migran yang Disiksa di Malaysia: ‘Saya Tunggu Keadilan Itu’
Sidang kasus Mariance yang selamat dari rumah majikan usai melempar selembar surat minta tolong ke tetangga akan diputuskan di Malaysia pada akhir Juni
Hampir Satu Dekade Menanti, Mariance Kabu, Pekerja Migran NTT Penyintas Kekerasan Terus Berharap Dapat Keadilan di Malaysia
Kini Mariance menenun di kediamannya di Kupang, bagian dari ‘memulihkan batin,’ sementara proses hukum kasusnya masih berlangsung di Malaysia, dengan putusan yang dijadwalkan diumumkan pada Juni
Bagaimana Ketimpangan Agraria Memicu Migrasi Warga NTT?
Migrasi warga NTT ke berbagai daerah, termasuk ke luar negeri sebagai buruh migran bukan sekedar pilihan individu, tetapi dipicu ketimpangan agraria di wilayah pedesaan
Hariyanto Suwarno, Ketua Umum SBMI: Tanah Menyempit, Infrastruktur yang Buruk Pemicu Warga NTT Jadi Pekerja Migran Ilegal
Ketidakadilan agraria telah memaksa warga menjadi buruh migran. Hak mereka dilanggar selagi harus menanggung beban sebagai “pahlawan devisa”
Pengadilan di Malaysia Kabulkan Gugatan Keluarga dari Buruh Migran NTT yang Meninggal karena Disiksa, Aktivis Berharap Kasus Ini Jadi Pelajaran bagi Pemerintah
Majikan mendiang Adelina Lisao diwajibkan membayar denda lebih dari Rp2,4 miliar, menurut putusan pengadilan pada 8 Februari


