Pemerintahan Lebu Raya Dikritik Tak Serius Benahi Infrastruktur

Ruteng, Floresa.co – Pemerintahan gubernur Frans Lebu Raya dikritik tidak memiliki political will untuk memperbaiki infrastruktur di NTT yang menjadi tanggung jawab provinsi.

Kritik itu disampaikan Inosensius Fredy Mui, anggota DPRD Provinsi NTT.

“Pemerintah tidak serius membenah infrastruktur yang rusak di NTT, khususnya di Manggarai,” ujarnya kepada Floresa.co di Ruteng Kamis 4 Mei 2017.

Wakil ketua partai Nasdem DPW provinsi NTT ini menyebutkan setiap tahun pemprov hanya menggelontorkan dana Rp 1 hingga 2 miliar untuk kebutuhan infrastruktur  yang menjadi tanggung jawabnya di tiap kabupaten di NTT.

Akibatnya, tiap kabupaten hanya mendapat anggaran untuk perbaikan jalan 1 hingga 2 kilometer saja per tahun.

Menurut Fredy  untuk menambah anggaran infrastruktur pada dinas PU provinsi, anggaran pada Organisasi Pemerinatah Daerah (OPD)  yang lain harus dipangkas.

“Tidak ada pilihan lain selain pemangkasan anggaran pada OPD yang lain. Demi mengatasi persoalan infrastruktur sebagai kebutuhan urgen,” tegas Fredy.

Ferdy mengklaim telah memperjuangkan adanya peningkatan anggaran infrastruktur ini pada rapat dewan dengan eksekutif, terutama untuk sejumlah ruas jalan provinsi di wilayah Manggarai raya.

“Kami telah berkomunikasi intens dengan pa gubernur untuk memperhatikan secara serius jalan provinsi di setiap kabupaten, khususnya di wilayah Manggarai,” ungkapnya. (Ronald Tarsan/Floresa).

Dukung Kami

Ada cerita yang terlalu berisiko untuk diberitakan, korban yang terlalu lemah untuk didengar, dan mereka yang terlalu berkuasa untuk disentuh.
Floresa memilih memberi perhatian pada semua itu. Kami tidak bergantung pada iklan korporasi atau kepentingan politik. Independensi kami dibiayai oleh pembaca yang percaya bahwa kebenaran harus diungkap tanpa kompromi.
Dukung kami untuk terus bertahan. Caranya bisa cek di sini

BACA JUGA