Artikel-artikel yang ditulis oleh

Apri Bagung

11 Artikel

Bersama Floresa, Saya Mengalami Cara Media Alternatif Menapaki Jalur Sunyi Jurnalisme 

Seorang mahasiswa mengatasi keraguan dosennya, meyakini Floresa sebagai tempat yang tepat untuk magang selama tiga bulan

Kabur, Tak Bayar Utang ke Warga: Ulah Kontraktor Asal Makassar yang Tinggalkan Proyek Jalan Mangkrak di Ndoso, Manggarai Barat

Mulai dari pemilik kios, hingga pekerja mengeluh dengan PT Bragas Cipta Construksi yang menghilang

Pupus Harapan Warga Ndoso, Manggarai Barat Usai Mangkraknya Proyek Jalan Rp23 Miliar dari Dana APBN

Kontraktor asal Makassar, Sulawesi Selatan menghilang tanpa pertanggungjawaban

Perempuan Asal Manggarai Tewas Dianiaya Pacarnya di Jakarta, “Bukti Tajamnya Pisau Patriarki”

Pelaku berusia di bawah umur dan mengakui perbuatannya

Melacak Jejak Batuan Unik di Pinggiran Labuan Bajo

Terhampar di permukaan bukit, bebatuan itu berbentuk prismatik dan lingkaran dengan panjang bervariasi. Pemilik lahan yang juga pebisnis menatanya untuk jadi lokasi wisata

Artikel Terbaru

Sidang Kasus Pemerkosaan di Flores Timur: Ibu Korban Ungkap Upaya Penyelesaian di Luar Hukum yang Melibatkan Militer

Sebelum melangkah masuk ke ruang sidang, ibu korban mengaku terus berdoa agar ia dan anaknya kuat menjalani proses ini.

Perempuan Flores Timur Bertahan di Bawah Bayang-Bayang Erupsi Lewotobi Laki-Laki

Setelah erupsi November 2024 yang menewaskan sembilan orang dan memaksa lebih dari 13.000 jiwa mengungsi, perempuan-perempuan yang menggantungkan hidup dari kebun dan pasar berupaya mencari jalan untuk bertahan, sementara hunian tetap yang dijanjikan pemerintah belum juga terwujud.

Problem Sertifikat Tanah TNI di Tonggurambang

Dokumen yang dijadikan dasar penguasaan ratusan hektare tanah tidak bisa ditunjukkan secara utuh oleh pihak yang mengklaimnya sah. Sementara sawah sudah dipatok, jalan tani sudah digusur.

Batalkan Jual Beli Tanah dengan Istri Polisi karena Tak Kunjung Dilunasi, Warga Manggarai Barat Dilapor terkait Penipuan

Istri polisi baru membayar Rp70 juta dari Rp250 juta, lalu menguasai rumah itu tanpa kejelasan kapan sisa pembayaran dilunasi