Terhampar di permukaan bukit, bebatuan itu berbentuk prismatik dan lingkaran dengan panjang bervariasi. Pemilik lahan yang juga pebisnis menatanya untuk jadi lokasi wisata
Mereka adalah bagian dari tulang punggung kehidupan menggereja, namun memilih menjauh karena korporasi milik keuskupan berulang kali merobohkan rumah dan merusak tanaman