Artikel-artikel yang ditulis oleh

Apri Bagung

11 Artikel

Bersama Floresa, Saya Mengalami Cara Media Alternatif Menapaki Jalur Sunyi Jurnalisme 

Seorang mahasiswa mengatasi keraguan dosennya, meyakini Floresa sebagai tempat yang tepat untuk magang selama tiga bulan

Kabur, Tak Bayar Utang ke Warga: Ulah Kontraktor Asal Makassar yang Tinggalkan Proyek Jalan Mangkrak di Ndoso, Manggarai Barat

Mulai dari pemilik kios, hingga pekerja mengeluh dengan PT Bragas Cipta Construksi yang menghilang

Pupus Harapan Warga Ndoso, Manggarai Barat Usai Mangkraknya Proyek Jalan Rp23 Miliar dari Dana APBN

Kontraktor asal Makassar, Sulawesi Selatan menghilang tanpa pertanggungjawaban

Perempuan Asal Manggarai Tewas Dianiaya Pacarnya di Jakarta, “Bukti Tajamnya Pisau Patriarki”

Pelaku berusia di bawah umur dan mengakui perbuatannya

Melacak Jejak Batuan Unik di Pinggiran Labuan Bajo

Terhampar di permukaan bukit, bebatuan itu berbentuk prismatik dan lingkaran dengan panjang bervariasi. Pemilik lahan yang juga pebisnis menatanya untuk jadi lokasi wisata

Artikel Terbaru

Hari Kebebasan Pers, Media Alternatif Masih Ditekan: Dari Stigmatisasi hingga Pembungkaman Negara

Koalisi Media Alternatif (KOMA) menilai ruang kerja media kecil yang kritis kian disempitkan lewat sensor digital, intimidasi, dan teror fisik

Pelaku Kekerasan Seksual di Manggarai Barat Belum Ditangkap, Polisi Klaim Masih Kumpulkan Alat Bukti

Sejak kasus itu dilaporkan pada 8 Desember 2025, penyidik hampir tidak pernah menginformasikan perkembangan penanganannya kepada keluarga. Keluarga baru mendapat SP2HP pada 24 April

“Pesta Babi” di Labuan Bajo: Dari Kolonialisme Baru, Perebutan Ruang, hingga Pertanyaan Soal Keberpihakan Gereja

Diskusi film dokumenter ini diinisiasi para mahasiswa Katolik, menghadirkan imam dari Keuskupan Labuan Bajo, anggota DPRD, aktivis perempuan dan pegiat media

Menyusuri Jalan Bermasalah di Pesisir Barat Rote

Putusan bebas Erasmus Frans Mandato menelanjangi luka di pesisir barat Rote: ketika jalan publik ditutup atas nama investasi, warga justru dikriminalkan karena mempertahankan akses hidup dan kearifan yang telah mereka rawat turun-temurun