“Kami bersepakat untuk menempuh upaya-upaya lain yang bermartabat serta konstitusional agar hak dasar kami atas air bersih dapat terpenuhi,” kata warga
Lagu “Awas Dong Dengar” tidak sedang menghakimi siapa pun. Ia hanya menunjukkan kecenderungan yang sering kita abaikan: kita lebih takut dinilai orang lain daripada kehilangan kualitas hubungan kita sendiri
Ia mengklaim tumpukan sampah tersebut merupakan ulah masyarakat yang menolak dan menghindar berlanggan retribusi sampah serta pengusaha yang tidak berkoordinasi dengan lembaganya