Artikel-artikel yang ditulis oleh

Berno Jani

5 Artikel

Broken Strings dan Cara Kerja Kekuasaan

Memoar Broken Strings tidak sekadar menghadirkan kisah personal, tetapi membuka ruang refleksi bagi kita tentang bagaimana kekuasaan itu bekerja secara “halus dan menyakitkan” dalam relasi sehari-hari, seperti lewat child grooming

Natal dan Tanggung Jawab Ekologis

Natal di tengah krisis ekologis bukanlah perayaan yang kehilangan makna, melainkan momen reflektif yang menantang umat beriman untuk mereformulasi relasi antara iman dan tanggung jawab ekologis

Kekerasan Seksual yang Dirasionalisasi Kampus

Mengapa kekerasan seksual tetap hadir di ruang yang mengajarkan etika? Mengapa trauma masih diproduksi di tempat yang mengklaim dirinya sebagai ruang pencerahan?

Apa yang Bisa Kita Harapkan dari Paus Leo XIV?

Ia telah memilih nama yang mengingatkan kita pada Bapak Ajaran Sosial Gereja Paus Leo XIII dan dalam pernyataannya memberi sinyal akan meneruskan semangat Paus Fransiskus

Warisan Spirit Paus Fransiskus untuk Pertobatan Struktural Gereja Katolik di Flores

Ketika tangis warga menjadi doa dan altar kembali menjadi ruang keadilan, Gereja tidak sedang runtuh, ia sedang dibangun kembali: lebih murni, lebih sejati, dan lebih dekat dengan Kristus yang hadir dalam mereka yang disingkirkan

Artikel Terbaru

BBKSDA NTT, Kapan Membereskan Tapal Batas TWA Ruteng?

Jika tapal batas terus dibiarkan kabur, kriminalisasi akan berulang, negara akan terus kalah di pengadilan, dan konservasi akan terus kehilangan legitimasi sosial.

Pesan Intimidatif Mewarnai Nobar Pesta Babi di Markas PMKRI Maumere

Intimidasi terhadap pemutaran film Pesta Babi juga terjadi di beberapa wilayah lain di Flores.

Nyala Lilin untuk Mahasiswi yang Tewas di Kupang: Duka dan Desakan Usut Sejumlah Kejanggalan

“Kematian yang disertai indikasi kekerasan harus ditangani serius, bukan sekadar prosedur administratif penyelidikan,” kata aliansi mahasiswa.

Material Proyek Gedung SD Katolik di Manggarai Timur Belum Dibayar, Kepala Sekolah dan Wartawan Minta Tak Diberitakan

Proyek senilai Rp883 juta dari APBN itu juga diduga dikerjakan tidak sesuai spesifikasi teknis