Artikel-artikel yang ditulis oleh

Berno Jani

5 Artikel

Broken Strings dan Cara Kerja Kekuasaan

Memoar Broken Strings tidak sekadar menghadirkan kisah personal, tetapi membuka ruang refleksi bagi kita tentang bagaimana kekuasaan itu bekerja secara “halus dan menyakitkan” dalam relasi sehari-hari, seperti lewat child grooming

Natal dan Tanggung Jawab Ekologis

Natal di tengah krisis ekologis bukanlah perayaan yang kehilangan makna, melainkan momen reflektif yang menantang umat beriman untuk mereformulasi relasi antara iman dan tanggung jawab ekologis

Kekerasan Seksual yang Dirasionalisasi Kampus

Mengapa kekerasan seksual tetap hadir di ruang yang mengajarkan etika? Mengapa trauma masih diproduksi di tempat yang mengklaim dirinya sebagai ruang pencerahan?

Apa yang Bisa Kita Harapkan dari Paus Leo XIV?

Ia telah memilih nama yang mengingatkan kita pada Bapak Ajaran Sosial Gereja Paus Leo XIII dan dalam pernyataannya memberi sinyal akan meneruskan semangat Paus Fransiskus

Warisan Spirit Paus Fransiskus untuk Pertobatan Struktural Gereja Katolik di Flores

Ketika tangis warga menjadi doa dan altar kembali menjadi ruang keadilan, Gereja tidak sedang runtuh, ia sedang dibangun kembali: lebih murni, lebih sejati, dan lebih dekat dengan Kristus yang hadir dalam mereka yang disingkirkan

Artikel Terbaru

Polres Manggarai Timur Biarkan Pria 70 Tahun yang Cabuli Anak SMP Bebas Berkeliaran

Kasus ini telah dilaporkan sebulan lalu, tak ada tindakan apa-apa terhadap pelaku, membuat keluarga korban cemas

Polres Sikka Sita Ribuan Liter BBM yang Disalahgunakan Selama Dua Bulan Terakhir 

Pola penyalahgunaannya sama: BBM diisi ke dalam mobil, lalu dipindahkan ke jeriken dan botol, sebelum dijual eceran

Jefrin Haryanto “No Comment” Usai Diperiksa terkait Penyelewengan Dana Saat Jadi Kadis di Manggarai Timur

Jerfin merupakan orang ke-25 yang diperiksa dalam kasus ini, terkait penggelapan dana miliaran, termasuk yang seharusnya dialokasikan untuk kader posyandu

Energi Hijau di Atas Luka: Warga Flores, Disinformasi, dan Perlawanan terhadap Proyek Geotermal

Bank asal Jerman mengucurkan trilunan rupiah. Korporasi membayar jurnalis untuk membungkam kritik. Aparat melakukan kekerasan terhadap warga. Di Mataloko, lima hektare sawah sudah mati, sementara pemerintah berencana melipatgandakan kapasitas pembangkit listrik. Inilah wajah "energi hijau" di Flores.