Artikel-artikel yang ditulis oleh

Berno Jani

5 Artikel

Broken Strings dan Cara Kerja Kekuasaan

Memoar Broken Strings tidak sekadar menghadirkan kisah personal, tetapi membuka ruang refleksi bagi kita tentang bagaimana kekuasaan itu bekerja secara “halus dan menyakitkan” dalam relasi sehari-hari, seperti lewat child grooming

Natal dan Tanggung Jawab Ekologis

Natal di tengah krisis ekologis bukanlah perayaan yang kehilangan makna, melainkan momen reflektif yang menantang umat beriman untuk mereformulasi relasi antara iman dan tanggung jawab ekologis

Kekerasan Seksual yang Dirasionalisasi Kampus

Mengapa kekerasan seksual tetap hadir di ruang yang mengajarkan etika? Mengapa trauma masih diproduksi di tempat yang mengklaim dirinya sebagai ruang pencerahan?

Apa yang Bisa Kita Harapkan dari Paus Leo XIV?

Ia telah memilih nama yang mengingatkan kita pada Bapak Ajaran Sosial Gereja Paus Leo XIII dan dalam pernyataannya memberi sinyal akan meneruskan semangat Paus Fransiskus

Warisan Spirit Paus Fransiskus untuk Pertobatan Struktural Gereja Katolik di Flores

Ketika tangis warga menjadi doa dan altar kembali menjadi ruang keadilan, Gereja tidak sedang runtuh, ia sedang dibangun kembali: lebih murni, lebih sejati, dan lebih dekat dengan Kristus yang hadir dalam mereka yang disingkirkan

Artikel Terbaru

Gereja Katolik Peringatkan Bahaya Perusahaan Tambang yang Muncul Lagi di Manggarai

Pernyataan sikap Keuskupan Ruteng muncul sepekan usai sosialisasi publik perusahaan tambang mangan yang hendak beroperasi di dekat pesisir utara Flores.

Mantan Bupati Sudah Dibui, Pemkab Mabar Menangi Gugatan PTUN, tapi Perebutan Tanah Kerangan Belum Usai

Kendati memenangi sengketa terbaru di PTUN, putusan perdata sebelumnya terkait salah satu dari enam sertifikat pada objek sengketa tanah seluas 30 hektare itu dapat menjadi ganjalan bagi Pemkab Manggarai Barat.

Habiskan Dana Rp1,3 Miliar, Pasar Rakyat Rana Loba di Manggarai Timur Hanya Dipakai Dua Tahun, Setelahnya Mubazir

Pemerintah menargetkan pedagang bisa kembali menempati gedung itu pada awal 2027, setelah perbaikan atap dan instalasi air bersih rampung.

Empat Alasan Uskup Agung Ende Tolak Pembangunan Markas Militer Besar-besaran di Flores

Uskup Agung Ende, Mgr. Paulus Budi Kleden, membeberkan empat alasan mengapa militerisasi Flores tidak dapat dibenarkan — dari absennya justifikasi yang jelas hingga ancaman terhadap tanah dan demokrasi. "Apa alasannya? Saya tidak melihat alasan yang cukup untuk menghadirkan kekuatan militer sebesar itu," tegasnya.