Artikel-artikel yang ditulis oleh

Venan Haryanto

7 Artikel

Kolonialisme Hijau Berkedok Dekarbonisasi

Kolonialisme hijau terus merampas sumber daya dan mereproduksi relasi kolonial — sambil menyamarkan diri dalam jubah pembangunan ramah lingkungan

Sudah Seharusnya Gereja di Flores Satu Suara Tolak Geotermal

Pesan para uskup se-Flores yang tolak geotermal menjadi titik pijak penting bagi sikap Gereja yang berpihak pada aspirasi umat

Yang Tak Layak Ditiru dari Pariwisata Bali untuk Labuan Bajo

Pemerintah sedang gencar bangun 10 Bali Baru, termasuk Labuan Bajo. Apa yang layak ditiru jadi catatan penting karena pariwisata Bali tidak lepas dari berbagai persoalan serius, seperti degradasi lingkungan dan  keterpinggiran warga lokal dari akses terhadap sarana produksi.

Melihat Persoalan Nelayan di NTT Lewat Film “Angin Timur”

Judul film: Angin Timur, Genre: Dokumenter Lingkungan, Produksi: 2022, Durasi: 101 menit Sebagian besar orang mungkin cenderung beranggapan bahwa nelayan lebih mudah mendapatkan uang ketimbang petani....

Karya Lama Verheijen yang Kian Relevan di Tanah Komodo

Kendati terbit lebih dari tiga dekade lalu, buku ini masih penting dibaca saat ini di tengah polemik berbagai kebijakan pemerintah di TN Komodo yang cenderung berupaya meminggirkan Ata Modo.

Artikel Terbaru

Warga Tonggurambang, Flores Melawan Pembangunan Fasilitas Militer di Lahan Konflik

Selama 46 tahun warga Desa Tonggurambang, Kabupaten Nagekeo menggarap sawah dan membangun hidup di tanah pemberian negara—kini tanah itu diklaim militer, dan mereka diminta pergi. Pembangunan batalyon TNI melaju sebagai bagian dari agenda besar militerisasi pemerintahan Prabowo-Gibran.

Pesta Komuni Pertama dan Gengsi yang Kita Sebut Syukur

Ketika anak-anak menerima Komuni Pertama, kita perlu melihat kembali bagaimana perayaan iman yang suci ini sering bersinggungan dengan tradisi sosial yang membentuk cara kita merayakan syukur

MBG dan Problem Struktural Pendidikan Indonesia

Tanpa diintegrasikan dengan penguatan pendidikan dan pemberdayaan masyarakat, MBG berisiko direduksi menjadi instrumen populisme politik semata.

Bantah Tudingan Merusak Pipa dan Babat Kopi, Warga Manggarai Timur Dikeroyok Massa di Depan Dua Kepala Desa dan Babinsa

Korban yang mengalami luka di pelipis kanan dan sempat jatuh pingsan telah melapor kasus ini ke polisi