Artikel-artikel yang ditulis oleh

Venan Haryanto

5 Artikel

Sudah Seharusnya Gereja di Flores Satu Suara Tolak Geotermal

Pesan para uskup se-Flores yang tolak geotermal menjadi titik pijak penting bagi sikap Gereja yang berpihak pada aspirasi umat

Yang Tak Layak Ditiru dari Pariwisata Bali untuk Labuan Bajo

Pemerintah sedang gencar bangun 10 Bali Baru, termasuk Labuan Bajo. Apa yang layak ditiru jadi catatan penting karena pariwisata Bali tidak lepas dari berbagai persoalan serius, seperti degradasi lingkungan dan  keterpinggiran warga lokal dari akses terhadap sarana produksi.

Melihat Persoalan Nelayan di NTT Lewat Film “Angin Timur”

Judul film: Angin Timur, Genre: Dokumenter Lingkungan, Produksi: 2022, Durasi: 101 menit Sebagian besar orang mungkin cenderung beranggapan bahwa nelayan lebih mudah mendapatkan uang ketimbang petani....

Karya Lama Verheijen yang Kian Relevan di Tanah Komodo

Kendati terbit lebih dari tiga dekade lalu, buku ini masih penting dibaca saat ini di tengah polemik berbagai kebijakan pemerintah di TN Komodo yang cenderung berupaya meminggirkan Ata Modo.

Klaim Pemprov NTT Atas Hutan Adat Pubabu, Menafikan Konflik yang Belum Selesai dengan Warga Besipae

Tidak berusaha menemukan solusi yang manusiawi atas polemik hutan adat Pubabu yang telah berlangsung selama beberapa dekade, Pemprov NTT lebih memilih cara represif merespons protes warga adat Besipae

Artikel Terbaru

Lewat Esai dan Video, Kaum Muda NTT Bersuara tentang Beragam Masalah Sosial

Lebih dari seratus mahasiswa dan pelajar menghasilkan karya dalam lomba yang digelar Floresa, dengan dukungan dari WeSpeakUp

MBG vs Pendidikan Gratis

Mengapa untuk program populis seperti MBG pemerintah menggelontorkan anggaran triliunan rupiah, abai terhadap kebutuhan dasar peserta didik?

Wisatawan Asal Kanada Diduga Bunuh Diri di Labuan Bajo, Polisi Dalami Motif

Tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada jenazah wisatawan itu, kata polisi

Polisi Usut Dugaan Manipulasi Data PPPK di Manggarai, Ada Anggota Parpol hingga Pengedar Pupuk

Kepala BKPSDM yang diperiksa polisi pada 11 Februari mengklaim PPPK yang disebut bermasalah sebelumnya bekerja sebagai THL di rumah jabatan bupati dan wabup