Jelang UN 2016, Guru di Kota Komba Bahas Kisi-Kisi Soal

Biaya operasional kegiatan bedah kisi-kisi ujian nasional dan susun soal ini diambil dari dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) masing masing sekolah dengan perincian Rp 100.000/guru.

Dana ini dipakai untuk urusan makan dan minum selama dua hari kegiatan dan urusan lainya. Kebijakan ini diambil berdasarkan kesepakatan para kepala sekolah yang tergabung dalam Kelompok Kerja Kepala Sekolah region III Kecamatan Kota Komba.

Yohanes Santing, S.Pd, guru mata pelajaran Antropologi di SMAN 1 Kota Komba mengaku bangga, karena sudah dua kali mengikuti kegiatan seperti ini.

“Soal-soal yang disusun oleh guru-guru sangat membantu siswa dalam mempersiapkan diri menghadapi ujian nasional,”ujar Santing.

Hal senada juga disampaikan oleh Robertus H. Alang, S.Sos. Menurutnya, kegiatan seperti ini layaknya dibuat dua kali dalam setahun. “Dampak positif dari kegiatan ini sangat terasa di sekolah,”ujarnya.

Guru sosiologi dari SMAN 6 Kota Komba ini menambahkan bahwa kerja sama antarguru mata pelajaran sangat penting dalam mempersiapkan ujian nasional.

Soal-soal yang sudah disusun ini akan digunakan dalam ujian tryout di sekolah masing masing. (Frumens Hemat/PTD/Floresa).

Dukung Kami

Ada cerita yang terlalu berisiko untuk diberitakan, korban yang terlalu lemah untuk didengar, dan mereka yang terlalu berkuasa untuk disentuh.
Floresa memilih memberi perhatian pada semua itu. Kami tidak bergantung pada iklan korporasi atau kepentingan politik. Independensi kami dibiayai oleh pembaca yang percaya bahwa kebenaran harus diungkap tanpa kompromi.
Dukung kami untuk terus bertahan. Caranya bisa cek di sini

BACA JUGA