Rotok Hina Warga Tolak Tambang, Ini Komentar JPIC-OFM

Ruteng, Floresa.co – Pernyataan beberapa waktu lalu yang menghina kelompok penolak tambang mendapat kecaman dari JPIC-.

dari Bidang Advokasi menyebut apa yang dikatakan Rotok merupakan bagian dari upaya memperlemah perlawanan terhadap tambang.

“Ini senjata untuk melemahkan perjuangan tolak tambang di Raya,” ujar Mike dalam seminar yang digelar oleh Forum Aliansi Peduli Ekologi di Aula Efata, Ruteng, Sabtu (20/6/).

Pernyataan itu ia sampaikan menjawab pertanyaan seorang peserta seminar terkait pernyataan Rotok dalam berita di , Selasa (17/2/2015) lalu.

“Mereka yang keberatan (dengan tambang-red) itu, yang sudah habis uangnya. Sebelumnya, juga mau terima,” kata Rotok

Rotok mengatakan hal itu saat menjawab pertanyaan soal konflik tambang di Manggarai, di mana ada warga yang menolak dan ada yang menerima tambang.

Pastor Mike menegaskan, pemerintah memang terus melihat pertambangan sebagai suatu cara untuk mendulang keuntungan.

Karena itu, jelasnya, banyak di NTT berbondong-bondong untuk menerbitkan Izin Usaha Pertambangan (IUP), sehingga terjadi over eksploitasi mineral di daerah-daerah.

Di Manggarai, ia menyebutkan, asumsi yang dipakai pemerintah adalah asumsi ilusif, yaitu dengan menegaskan bahwa tambang bisa mendorong kesejahteraan.

Ia mengatakan, kesejahteraan dengan menghadirkan tambang itu hanya mimpi.

“Agumentasi penerbitan IUP tidak rasional karena tidak mempertimbangkan hal-hal lain tanpa kajian yang mendalam, tanpa kalkulasi untung-rugi,” katanya.

Ia menambahkan, “kehadiran tambang justru memicu konflik, tanpa ada resolusi konflik yang tepat.” (Ardy Abba/Floresa)

Terima kasih telah membaca artikel kami. Jika tertarik untuk mendukung kerja-kerja jurnalisme kami, kamu bisa memberi kami kontribusi, dengan klik di sini. Gabung juga di grup WhatsApp pembaca kami dengan klik di sini.

TERKINI

BANYAK DIBACA

BACA JUGA