Mengaku Diculik, Marsel Jeramun Lapor Pelaku ke Polisi

Tanggapan Pelaku

Terkait kasus ini, yang disebut Marsel sebagai penculikan, salah satu pelaku Robert Gasa, yang merupakan putra dari salah satu calon bupati Maximus Gasa menyatakan, bersama tim, mereka memburu Marsel setelah mendapat informasi bahwa Marsel memasuki ruangan Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Ndoso saat rekapitulasi suara Pilkada.

”Kami mendapat informasi dari masyarakat bahwa rekapitulasi di Ndoso tidak dihadiri saksi pasangan calon. Diinformasikan juga bahwa Marsel masuk dalam ruangan PPK,” katanya.

Ia menjelaskan, mereka mencurigai kehadiran Marsel, karena itu, mereka mengejarnya.

Beni Minjo, dari tim Maxi-Asis yang juga ikut melakukan penangkapan, juga mengakui hal itu.

“Mendengar ada DPR yang masuk dalam ruang PPK, tim Maxi-Asis langung kejar,” katanya.

Namun, mereka tidak menjelaskan lebih jauh terkait tudingan adanya ancaman dengan senjata tajam terhadap Marsel. (Ari D/ARL/Floresa)

Dukung Kami

Ada cerita yang terlalu berisiko untuk diberitakan, korban yang terlalu lemah untuk didengar, dan mereka yang terlalu berkuasa untuk disentuh.
Floresa memilih memberi perhatian pada semua itu. Kami tidak bergantung pada iklan korporasi atau kepentingan politik. Independensi kami dibiayai oleh pembaca yang percaya bahwa kebenaran harus diungkap tanpa kompromi.
Dukung kami untuk terus bertahan. Caranya bisa cek di sini

BACA JUGA