Floresa.co – Para peziarah terus mendatangi Larantuka untuk mengikuti tradisi Pekan Suci Semana Santa atau yang oleh warga setempat disebut Hari Bae Nagi.
Data terbaru yang diterima Floresa dari panitia, per 1 April 2026 pukul 22.00 Wita, tercatat sebanyak 2.293 peziarah telah mendaftar untuk mengikuti rangkaian perayaan religius tahunan tersebut.
Dari jumlah itu, 706 orang telah melakukan registrasi ulang, baik secara daring maupun luring.
Panitia juga mencatat bahwa dari total peziarah yang telah terverifikasi tersebut, 704 orang merupakan warga Indonesia, 2 orang lainnya warga asing.
Pantauan Floresa pada 2 April pukul 10.13 Wita, ratusan umat berhamburan keluar dari Gereja Katedral Reinha Rosari Larantuka usai mengikuti perayaan ekaristi.
Dipimpin Uskup Larantuka, Msgr Yohanes Hans Monteiro, perayaan itu merupakan Misa pembaharuan imamat dan pemberkatan minyak suci.

Acara selanjutnya akan diikuti dengan tradisi pembukaan Kapela Tuan Ma dan Tuan Ana oleh keturunan Kerajaan Larantuka yang diwakili Raja Don Andreas Martinus, DVG.
Ia didampingi Confreria atau kelompok serikat awam yang dikenal sebagai Laskar Maria.
Sebelum Patung Tuan Ma dan Tuan Ana dihadirkan di kapela, terlebih dahulu dilakukan upacara Tuan Muda.
Upacara itu merupakan prosesi memudakan kembali Patung Mater Dolorosa yang dilakukan oleh para Confreria atau Pesadu yang telah disumpah.
Setelah prosesi tersebut, pintu-pintu kapela dibuka dan umat Katolik yang datang diberi kesempatan untuk berdoa di hadapan Patung Mater Dolorosa.
Selanjutnya, umat mengikuti prosesi cium atau pengucupan sebagai bentuk penghormatan kepada Bunda Maria, ibu Yesus.
Pantauan Floresa pada pukul 13.02, pintu Kapela Tuan Ana dibuka oleh perwakilan Suku Raja Kelen Bulan Terang De Rosari.
Seusai membuka pintu, ratusan umat pun langsung berbaris menunggu giliran untuk masuk ke dalam kapela dan melakukan “cium tuan”.
Editor: Ryan Dagur



