Cara Kerja Dinas Lingkungan Hidup Manggarai Barat: Hanya Tangani Sampah di Area Sentral Pariwisata, di Pinggiran Kota Tak Terurus

Kepala Dinas mengklaim instansinya menerapkan tiga strategi dalam menjaga kebersihan selama libur, yakni piket bergilir, monitoring cepat dan respons tanggap

Floresa.co – “Selamat pagi pimpinan. Izin melapor, kondisi kebersihan area kuliner Kampung Ujung, pagi ini.”

Rangkaian kalimat tersebut merupakan isi pesan Vinsensius Gande, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Pertanahan (DLHP) Kabupaten Manggarai Barat dalam Grup WhatsApp “Koordinasi Pimpinan Mabar” pada 23 Maret.

Pesan tersebut dilengkapi beberapa foto sejumlah stafnya – yang kerap disebut ‘pasukan kuning.’ Mereka sedang membersihkan dan mengangkut sampah di Kampung Ujung, sentra kuliner di Labuan Bajo.

Dilansir Info Mabar – situs resmi pemerintah -,  Bupati Edistasius Endi, Wakil Bupati Yulianus Weng dan Sekretaris Daerah Fransiskus Sales Sodo mengapresiasi, membalas pesan itu dengan emoji jempol. 

Situs tersebut pun memuji aktivitas pasukan kuning saat libur Lebaran itu, menyebutnya sebagai tanda “loyalitas dan dedikasi yang nyata demi keberlangsungan pariwisata Labuan Bajo.” 

“Tak peduli hari libur, kondisi riil kebersihan kota secara rutin, setiap hari, dilaporkan kepada bupati, wakil bupati, dan sekretaris daerah,” tulis situs tersebut.

Vinsensius berkata, instansinya menerapkan tiga strategi dalam menjaga kebersihan selama masa libur tersebut.

Salah satunya piket bergilir, di mana ada pengaturan jadwal petugas lapangan yang selalu siaga di titik-titik vital.

Selain itu, ada monitoring cepat, di mana para petugas menggunakan jalur komunikasi digital untuk melaporkan kondisi jalanan protokol secara real-time.

Strategi lainnya adalah respons tanggap, dengan penanganan cepat terhadap area publik yang mengalami lonjakan volume sampah akibat aktivitas wisata.

Pasukan kuning dari Dinas Lingkungan Hidup dan Pertanahan Manggarai Barat saat membersihkan dan mengangkut sampah di Kampung Ujung pada 23 Maret 2026. (Dokumentasi Dinas Lingkungan Hidup dan Pertanahan)

Sementara DLHP fokus membersihkan area sentral pariwisata di Kota Labuan Bajo, situasi di pinggiran kota tersebut menampilkan pemandangan yang sebaliknya. 

Di jalur lintas luar Kampung Kaper, Desa Golo Bilas menuju Kampung Gorontalo, Desa Gorontalo, yang berjarak sekitar dua kilometer dari Kota Labuan Bajo,  sampah tetap menumpuk.

Aroma tengik menguar dari sisi jalan, bersumber dari tumpukan sampah, sebagiannya plastik dan material bangunan. 

Pantauan Floresa, sebagian sampah itu telah dibakar, sisanya telah membusuk. 

Sebagiannya tampak baru saja dibawa warga sekitar.

Lokasi tersebut memang bukan area pemukiman, namun baunya tercium sepanjang area jalan.

Vinsensius Gande tidak merespons saat dihubungi Floresa pada 27 Maret soal tumpukan sampah tersebut. 

Dalam sebuah wawancara sebelumnya dengan Floresa, Vinsensius menduga puing bangunan yang ada di beberapa wilayah, termasuk di Desa Gorontalo, berasal dari hotel atau resor yang sedang dikerjakan.

Sementara sampah-sampah plastik, ia menduga berasal dari rumah tangga yang tidak berlangganan jasa pengangkutan sampah dengan dinas.

Ia mengaku dinasnya memang kewalahan mengangkut sampah-sampah rumah tangga di seluruh kota Labuan Bajo.

Pemicunya karena kekurangan tenaga dan kendaraan sehingga hanya mengangkut sampah di sepanjang Jalan Trans Flores. 

Vinsensius menyebut sampah di Labuan Bajo terbanyak dari hotel, kapal, restoran, pasar, tempat usaha dan rumah tangga.

Dinasnya mengakut sampah-sampah itu ke Tempat Pembuangan Akhir Warloka di Desa Warloka serta dikelola komunitas dan pemulung. 

Editor: Herry Kabut

Dukung Kami

Ada cerita yang terlalu berisiko untuk diberitakan, korban yang terlalu lemah untuk didengar, dan mereka yang terlalu berkuasa untuk disentuh.
Floresa memilih memberi perhatian pada semua itu. Kami tidak bergantung pada iklan korporasi atau kepentingan politik. Independensi kami dibiayai oleh pembaca yang percaya bahwa kebenaran harus diungkap tanpa kompromi.
Dukung kami untuk terus bertahan. Caranya bisa cek di sini

BACA JUGA