40 Malam Fidelis Honto: Momen Mawas Diri dan Rekonsiliasi Mahasiswa Manggarai di Malang

Andri Rahmat, alumnus Loyola Labuan Bajo, asal Komodo, mengatakan upacara 40 malam uni ingin memperbaharui semangat kekeluargaan di antara mahasiswa Manggarai.

Sementara itu Ichan Candra, dosen muda di Widya Mandala, Surabaya mengatakan, perayaan ini adalah momentum rekonsiliasi.

Menurut Ichan melalui perayaan ini “bukan hanya memaafkan, tetapi melampaui memaafkan”.

Dikatakan demikian, kata dia karena peristiwa ini akan terus dikenang dan menjadi pembelajaran untuk mahasiswa, yaitu bagaimana menjadi mahasiswa sesungguhnya.

Setelah acara selesai, panitia bersama seluruh anggota keempat perkumpulan membersihkan gedung acara.

Selain itu, panitia juga mengembalikan berbagai perlengkapan yang dipakai selama acara berlangsung. Panitia kembali ke tempat masing-masing setelah gedung dan perlengkapan acara dibereskan.

Panitia penyelenggara berterima kasih kepada ibu Dorothea, orangtua asal Kempo-Manggarai, yang meminjamkan gedung kelurahan untuk acara ini. (Laporan Britho Wirawan/PTD/Floresa)

Dukung Kami

Ada cerita yang terlalu berisiko untuk diberitakan, korban yang terlalu lemah untuk didengar, dan mereka yang terlalu berkuasa untuk disentuh.
Floresa memilih memberi perhatian pada semua itu. Kami tidak bergantung pada iklan korporasi atau kepentingan politik. Independensi kami dibiayai oleh pembaca yang percaya bahwa kebenaran harus diungkap tanpa kompromi.
Dukung kami untuk terus bertahan. Caranya bisa cek di sini

BACA JUGA