Sidang Sengketa Pilkada Manggarai Diwarnai Bantahan Terhadap Dalil Pemohon

Apalagi, kata dia, angka-angka yang ditetapkan termohon (KPUD Manggarai) adalah angka-angka yang masih diperdebatkan validitasnya oleh pemohon.

“Alasannya angka-angka itu lahir dari sebuah proses kontestasi Pilkada yang penuh kecurangan. Maka sangatlah tidak adil kalau hakim semata-mata mendasarkan putusannya pada angka-angka tersebut,” tegas Nabit.

Karena itu, ia meminta MK untuk memeriksa, mengadili dan memutuskan sengketa Pilkada Manggarai dengan tingkat independensi dan objektivitas yang tinggi.

Ia juga meminta untuk memeriksa terlebih dahulu bukti-bukti surat dan saksi-saksi yang menerangkan telah terjadinya praktek-praktek curang yang terstruktur, sistematis dan masif.

Pantauan Floresa.co, di luar ruangan sidang, hadir cukup banyak pendukung Nabit.

Usai sidang, Nabit didampingi isterinya, Melianti Hagur Marcelina menghampiri mereka.

Sementara itu, Deno dan timnya menghilang dari gedung MK, tidak lama setelah sidang selesai digelar.

Sidang lanjutan sengketa ini bakal kembali diadakan pada 18 Januari mendatang. (Ario Jempau/ARL/Floresa)

Dukung Kami

Ada cerita yang terlalu berisiko untuk diberitakan, korban yang terlalu lemah untuk didengar, dan mereka yang terlalu berkuasa untuk disentuh.
Floresa memilih memberi perhatian pada semua itu. Kami tidak bergantung pada iklan korporasi atau kepentingan politik. Independensi kami dibiayai oleh pembaca yang percaya bahwa kebenaran harus diungkap tanpa kompromi.
Dukung kami untuk terus bertahan. Caranya bisa cek di sini

BACA JUGA