Pengelola Jalan Labuan Bajo-Ruteng Akui Ada Keretakan Jembatan Wae Bangka di Lembor

Labuan Bajo, Floresa.co – Penanggung jawab jalan dan jembatan Ruteng-Labuan Bajo, institusi di bawah naungan Kementerian PU dan Perumahan Rakyat, mengakui ada keretakan pada bagian oprit jembatan Wae Bangka, di Kecamatan Lembor, Manggarai Barat – Flores.

Jembatan ini baru saja dikerjakan. Pada 16 Desember 2015 lalu sudah dilakukan serah terima pertama pekerjaan atau Provisional Hand Over (PHO).

Namun, pantauan Floresa.co oprit di sisi timur dan sisi barat jembatan yang berlokasi di perbatasan Manggarai Barat dan Manggarai ini mengalami keretakan. Keretakan oprit ini cukup besar.

BACA Juga: Baru Dikerjakan, Jembatan Wae Bangka di Manggarai Barat Sudah Mulai Retak

Anwar Jahar,selaku Pelaksana Jalan dan Jembatan Ruteng Labuan Bajo,sempat mengelak adanya kerusakan jembatan Wae Bangka  saat dikonfirmasi Floresa.co di kantornya di Labuan Bajo.

Ia kemudian mengakui adanya kerusakan tu.”Sebenarnya bukan jembatan yang retak, hanya oprit. Oprit itu hanya pasangan. Antara beton dan oprit tidak menyatu, fungsi dia hanya menahan,”ujarnya Selasa (22/12/2015).

Namun, menurutnya Anwar keretakan pada oprit itu tidak berpengaruh pada konstruksi jembatan secara keseluruhan.

Dukung Kami

Ada cerita yang terlalu berisiko untuk diberitakan, korban yang terlalu lemah untuk didengar, dan mereka yang terlalu berkuasa untuk disentuh.
Floresa memilih memberi perhatian pada semua itu. Kami tidak bergantung pada iklan korporasi atau kepentingan politik. Independensi kami dibiayai oleh pembaca yang percaya bahwa kebenaran harus diungkap tanpa kompromi.
Dukung kami untuk terus bertahan. Caranya bisa cek di sini

BACA JUGA