Artikel-artikel yang ditulis oleh

Jefry Dain dan Anno Susabun

4 Artikel

Kenaikan Tarif di TN Komodo: PT Flobamor Abaikan Kementerian LHK dan Kantor Staf Presiden

Sesuai surat dari Kementerian LHK, kebijakan kenaikan tarif itu seharusnya dicabut sebelum ASEAN Summit.

Antusiasme dan Kegeraman Warga di Habitat Komodo Menyaksikan ‘Dragon for Sale’

Warga di Kampung Komodo, menjadi salah satu komunitas yang menyaksikan tayangan perdana film yang mengangkat sisi gelap pariwisata super premium Labuan Bajo.

Siswi Muslim Dipilih Jadi Ketua OSIS di SMA Katolik di Flores: Praktik Baik Menerima Perbedaan, Melawan Diskriminasi

Aprilia Inka Prasasti, peserta didik Muslim di SMA Katolik St. Fransiskus Xaverius Ruteng terpilih menjadi Ketua OSIS, meski hanya empat orang Muslim di sekolah yang memiliki lebih dari seribu murid itu.

Promosi ‘Parapuar’ BPO-LBF untuk Investasi di Bowosie di Tengah Konflik yang Belum Selesai

“Pariwisata berkelanjutan kelas dunia yang berkualitas tinggi di jantung Flores,” demikian julukan BPO-LBF untuk lahan seluas 400 hektar yang dikuasainya di Hutan Bowosie, meminggirkan soal yang masih belum selesai; konflik lahan dengan warga, juga kecemasan ancaman krisis ekologi bagi Labuan Bajo.

Artikel Terbaru

Kontraktor Proyek Gedung Sekolah di Manggarai Timur Jadikan Sertifikat Tanah Jaminan Pelunasan Material, Wartawan Ikut Terlibat

Wartawan tersebut, yang nyambi sebagai kontraktor untuk pengerjaan sebagian bangunan, juga tak kunjung membayar upah kepala tukang

“Perampasan Tanah Adat Harus Dilawan”, Refleksi Nobar dan Diskusi Pesta Babi di Poco Leok

Diskusi film dokumenter ini diinisiasi warga adat usai ritual syukur atas kemenangan gugatan hukum melawan Bupati Nabit

Warga Poco Leok Berterima Kasih kepada Leluhur Usai Kalahkan Bupati dalam Gugatan di PTUN

Dari bekas kampung leluhur di Golo Mompong, mereka menggemakan seruan perlawanan terhadap eksploitasi alam dan manusia demi ambisi proyek geotermal

Membaca Bahasa Visual dan Simbol dalam “Pesta Babi” 

Alam Papua hadir bukan sekadar sebagai latar yang indah, melainkan sebagai arena pertarungan antara wacana ekspansif negara dan resistensi warga