Ibu-Ibu Pedagang dari Pasar Borong Datangi Kantor DPRD Matim

Borong,Floresa.co – Sebanyak 59 pedagang sayur-mayur,buah-buahan, bumbu basah dan sirih pinang yang berjualan di Pasar Inpres Borong, Manggarai Timur (Matim) – Flores, mendatangi Kantor DPRD Matim, Kamis (25/2/2016) siang. Pedagang datang dengan satu tuntutan tata ulang pasar inpres Borong.

Pantauan Floresa.co, pedagang yang sebagian besar ibu-ibu itu, tiba di kantor DPRD pada pukul 11.00 Wita mengunakan mobil dump truck. Mereka diterima oleh anggota DPRD,Leo Santosa, Heremias Dupa dan Adventinus Peding. Para pedagang dibiarkan duduk di teras gedung DPRD selama kurang lebih sejam sambil menunggu pimpinan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) terkait.

Koordinator Pedagang pasar Borong, Andreas Kornase mengatakan sudah bertahun-tahun pedagang pasar telah menempati gedung megah. Menurut pemerintah pada saat itu, pedagan wajib menjual di dalam gedung yang telah disediakan serta tidak boleh berjualan di luar gedung.

Tetapi,kenyataannya sampai sekarang masih ada penjual yang berjualan diluar gedung.

“Pengelolah pasar tidak mampu mengelolah pasar ini, serta janji mereka untuk menata pasar hanya cuman bicara,”kata Andre Kornase.

Seharusnya menurut Kornase, pengelolah pasar harus menertibkan para penjual sayur-sayuran, buah-buahan dan sirih pinang lain yang masih menjual di luar gedung dan dipinggir jalan. Sebab, keberadaan mereka membuat penjaulan barang yang sama di dalam gedung tidak laku.Para penjual di dalam gedung merasa rugi dengan keberadaan penjual lainnya di luar gedung.

Terima kasih telah membaca artikel kami. Jika tertarik untuk mendukung kerja-kerja jurnalisme kami, kamu bisa memberi kami kontribusi, dengan klik di sini.

TERKINI

BANYAK DIBACA

BACA JUGA