Ngkiong Art: Stop Coret Liar, Mari Merias Ruteng dengan Lukisan!

Laporan Evan Lahur, salah satu anggota Komunitas Ngkiong Art

Ruteng, Floresa.co – Senin kemarin (11/1/2016), suasana tampak berbeda di depan perempatan Sekolah Tinggi Ilmu Keguruan (STKIP) St. Paulus Ruteng, Kabupaten Manggarai.

Hampir semua pengguna jalan raya mengarahkan pandangan ke arah timur dan barat ruas jalan itu.

Ata co’o so e” (Ada apa ini e?), mungkin begitu pikir mereka.

Sementara itu, puluhan siswa-siswi SMPN 1 Ruteng dan SMAN 1 Ruteng mondar-mandir menunggu sekolah siang tiba.

Seperti kawanan semut, siswa-siswa ini menyatu menyaksikan pemandangan yang baru terjadi di sekitar sekolah mereka.

Senin kemarin, di tempat tersebut, sekelompok anak muda dari Komunitas Ngkiong Art memang sedang mendemostrasikan seni lukis gravity pada pagar tembok bagian barat kantor Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Manggarai.

Tiga pelukis, Jhony Saleh, mahasiswa program studi Bahasa Inggris STKIP Ruteng; Gonza Thundang, siswa kelas 1 SMAK Setia Bakti Ruteng dan Andi Adas, siswa Kelas 1 SMAN 1 Ruteng mendemostrasikan kemampuan melukis grafis pada salah satu pagar tembok.

Selain mereka bertiga, satu lagi pelukis, Dion Sagur, mahasiswa Program Studi Bahasa Inggris STKIP Ruteng, yang melukis di sisi tembok yang lain.

Dukung Kami

Ada cerita yang terlalu berisiko untuk diberitakan, korban yang terlalu lemah untuk didengar, dan mereka yang terlalu berkuasa untuk disentuh.
Floresa memilih memberi perhatian pada semua itu. Kami tidak bergantung pada iklan korporasi atau kepentingan politik. Independensi kami dibiayai oleh pembaca yang percaya bahwa kebenaran harus diungkap tanpa kompromi.
Dukung kami untuk terus bertahan. Caranya bisa cek di sini

BACA JUGA