Artikel-artikel yang ditulis oleh

Martin Dennise Silaban

6 Artikel

Proyek Geotermal dan Retaknya Kepercayaan Warga terhadap Negara

Ketika ekspresi keberatan warga dibalas dengan represi simbolik maupun nyata, maka pesan yang dikirim negara sangat jelas: tidak ada ruang untuk berbeda, tidak ada tempat untuk suara alternatif 

Kolonialisme, Ruang dan Transisi Energi

Proyek transisi energi hari ini membawa jejak kolonial dalam bentuk baru. Ia mereproduksi logika penguasaan dan pengetahuan serupa, hanya kali ini dibungkus dalam narasi hijau dan janji pembangunan berkelanjutan

Negara, Resistensi, dan Logika Ekonomi dalam Transisi Energi

Tanpa keberlanjutan sosial, transisi energi tidak akan lebih dari sebuah upaya yang timpang dan tidak adil, yang pada akhirnya akan merugikan semua pihak; baik negara, masyarakat, maupun lingkungan

Mengapa Gereja Harus Memimpin Perlawanan terhadap Perusakan Alam?

Gereja, sebagai penerus misi Yesus, dituntut untuk tidak hanya berfokus pada keselamatan individual, tetapi juga untuk menjadi agen perubahan yang aktif dalam membangun komunitas yang adil

Dari Lumbung Pangan ke Lumbung Konflik: Catatan Kritis atas Proyek ‘Food Estate’ di Indonesia

Proyek 'food estate' mendasarkan diri pada pandangan sempit tentang bagaimana ketahanan pangan seharusnya terwujud, tanpa melihat cara-cara yang lebih berkelanjutan yang telah diterapkan oleh masyarakat adat.

Artikel Terbaru

Jejak Pembalakan Liar Kayu Sonokeling di NTT

Demi mendapatkan kuota penampungan kayu sonokeling, perusahaan yang pernah terseret kasus pidana bersalin wajah. Sebagian kayu disinyalir berasal dari hasil pembalakan liar di kawasan hutan lindung.

Tragedi Sumba: Dua Warga Tewas Ditembak Polisi dalam Sehari

Korban kedua tewas di area Polres Sumba Barat saat menyaksikan aksi protes keluarga korban pertama.

Polisi Segera Tetapkan Tersangka Kasus Penganiayaan oleh Pegawai KSOP Labuan Bajo

Penjelasan polisi tentang sebab penganiayaan kontras dengan pengakuan korban.

Musik Lokal Melawan Nasib Jadi Ornamen Wisata

Di panggung Pesta Kampung, musik dan layar protes bertemu: Labuan Bajo maju sebagai kota wisata, tetapi warga, air, lingkungan, dan suara lokal masih terus terdorong ke pinggir.