Deno Kamelus Jawab Kritik Boni Hargens Terkait STKIP Ruteng

Baca Juga

Wakil Bupati Manggarai, Deno Kamelus
Wakil Bupati Manggarai, Deno Kamelus

Ruteng, Floresa.co – Wakil Bupati Manggarai, Deno Kamelus menjawab kritik pengamat politik Boni Hargens, yang menilai Pemkab Manggarai tidak serius memperjuang Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Santo Paulus Ruteng menjadi universitas.

Ia menegaskan pada Rabu (1/10/2014), Pemkab Manggarai sebenarnya tidak tinggal diam. STKIP, kata Deno, merupakan salah satu aset yang menjadi peluang dalam peningkatan mutu pendidikan di Manggarai.

Ia menambahkan, saat memperjuangkan penambahan program Sekolah Tinggi Kesehatan (STIKES), Pemkab Manggarai bersama STKIP telah sama-sama bekerja hingga akhirnya program itu eksis sampai saat ini.

“Mana yang tidak serius. Semuanya kita sudah upayakan semaksimal mungkin,” kata Deno.

Sebelumnya, dalam kesempatan seminar di Yayasan Pendidikan St Klaus Kuwu, Sabtu lalu (27/9/2014), Boni yang juga dosen di Universitas Indonesia (UI) mengatakan, Pemkab Manggarai tidak memiliki kemauan politik dalam memperjuangkan status STKIP menjadi sebuah universitas. (Baca: Boni Hargens Sebut Pemda Manggarai Tidak Serius Perjuangkan STKIP Jadi Universitas)

“Seharusnya pemerintah daerah memberikan tekanan. Apa sih susahnya, datangi komisi IX. Di sana ada anggota DPR bicarakan hal ini dan komunikasikan,” tegas Boni pada seminar dalam rangka Pesta Perak perak SMA/SMP St. Klaus.

Boni juga mengajak masyarakat agar tidak mudah percaya dengan pembicaraan pemerintah yang dinilai bohong.

“Tadikan, (Pa Wakil Bupati-red) bicarakan STKIP menjadi Universitas. Jangan percaya omongan-omongan bohong,” tegasnya, setelah sebelumnya Wabub Deno menyampaikan materi, di mana ia menyinggung upaya Pemkab Manggarai memperjuangkan STKIP menjadi universitas.

 

Terima kasih telah membaca artikel kami. Jika tertarik untuk mendukung kerja-kerja jurnalisme kami, kawan-kawan bisa berdonasi dengan cara klik di sini.

Terkini

spot_img