Menghilang Selama 4 Hari, Tim SAR Temukan 4 Nelayan Asal Bima di Area TNK

Labuan Bajo, Floresa.co – Tim SAR Labuan Bajo, Manggarai Barat (Mabar), Provinsi Nusa Tenggara Timur (NT) bekerja sama dengan tim SAR Kabupaten Bima, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) berhasil menemukan 4 orang nelayan asal Bima pada Sabtu, 21 Oktober 2017 yang sempat hilang selama 4 hari akibat kapal yang mereka gunakan saat hendak ke Pulau Komodo-Mabar tenggelam.

Keempat nelayan itu yakni, Haji Amin, Samsul, Eko Patrio dan Sudirman. Sementara nelayan bernama King dan Sem hingga pencarian hari keempat belum ditemukan.

Hajim Amin dkk ditemukan di lokasi berbeda. Satu diantaranya ditemukan di Gili Lawa area Taman Nasional Komodo (TNK), pada pagi hari. Sementara tiga korban lainnya ditemukan di belakang Pulau Kalong-TNK pada pukul 18.00 WITA.

Suprianto, salah satu anggota Tim SAR kepada Floresa.co usai mengevakuasi korban mengatakan, 3 orang yang ditemukan hari ini, bertahan hidup karena menggunakan pelampung gabus menuju darat.

“Kita temukan mereka di darat. Belakang Pulau Kalong di dalam kawasan TNK.”

“Sementara korban yang ditemukan tadi pagi, tim SAR menemukan korban di Gili Lawa atau di tengah laut,” jelasnya.

Rencananya, kata Suprianto, Tim akan kembali melakukan pencarian dua korban yang belum ditemukan.

“Hari ini merupakan hari keempat pencarian, dan bersyukur kita sudah berhasil menemukan korban 4 orang,” pungkasnya. (Ferdinand Ambo/ARJ/Floresa).

DUKUNG KAMI

Terima kasih telah membaca artikel kami.

Floresa adalah media independen. Setiap laporan kami lahir dari kerja keras rekan-rekan reporter dan editor yang terus berupaya merawat komitmen agar jurnalisme melayani kepentingan publik.

Kami menggalang dukungan publik, bagian dari cara untuk terus bertahan dan menjaga independensi.

Cara salurkan bantuan bisa dicek pada tautan ini: https://floresa.co/dukung-kami

Terima kasih untuk kawan-kawan yang telah mendukung kami.

Gabung juga di Grup WhatsApp pembaca kami dengan klik di sini atau di Channel WhatsApp dengan klik di sini.

BACA JUGA

BANYAK DIBACA