Kekerasan Seksual

Artikel-artikel terkait topik ini

Abaikan Sanksi Berat UU PA, Akademisi Kritik Jaksa yang Gunakan KUHP untuk Jerat Pelaku Pencabulan Anak di Flores Timur

Selain karena tidak taat asas, penggunaan lex favor reo juga tidak mencerminkan perlindungan terhadap anak dari tindakan kekerasan seksual

Jaksa Gunakan KUHP Baru, Ancaman Pidana Pria di Adonara yang Cabuli Anak di Bawah Umur Berkurang Jadi Hanya 9 Tahun 

Jaksa menerapkan lex favor reo, asas dalam hukum pidana yang menyatakan penggunaan ketentuan yang menguntungkan pelaku jika terjadi perubahan peraturan perundangan-undangan setelah perbuatan pidana terjadi

Skandal Klerus dan Tanggung Jawab Gereja Katolik

Pihak yang bertanggung jawab terhadap skandal klerus adalah kita sendiri sebagai bagian dari Gereja Katolik, sebuah persekutuan umat Allah

Perempuan yang Mengaku Jadi Korban Kekerasan Seksual oleh Mahasiswa IFTK Ledalero Sudah Ajukan Laporan Resmi, Kampus Janji Tangani Profesional

Satgas PPKPT kampus berjanji menjaga kerahasiaan sekaligus mendampinginya, kata korban

Liputan Floresa tentang Kekerasan Seksual di Unika St. Paulus Ruteng Memenangi Lomba Karya Jurnalistik oleh Komnas Perempuan

Liputan kolaborasi dengan Konde tersebut mengungkap kekerasan seksual oleh dosen sekaligus imam Katolik terhadap mahasiswi

Seorang Perempuan Mengaku Jadi Korban Kekerasan Seksual Mahasiswa Teologi di IFTK Ledalero, Rektor dan Satgas PPKPT Janji Ambil Tindakan Tegas

“Ini soal martabat dan harga diri,” kata penyintas yang menginformasikan kasusnya usai Floresa merilis laporan kasus kekerasan seksual oleh dosen sekaligus imam Katolik di Unika St. Paulus Ruteng

Jumlah Kasus Kekerasan Seksual di Manggarai Barat Meningkat Drastis, Sebagian Pelaku Orang Dekat Korban

Hingga November tahun ini tercatat lebih dari dua kali lipat dari total kasus sepanjang tahun lalu

Terjebak Mekanisme Formal, Komitmen Rektor Unika St. Paulus Ruteng Tangani Kasus Kekerasan Seksual Dipertanyakan

Institusi pendidikan berbasis keagamaan harus memfasilitasi pelaporan, bukan menggantinya dengan penyelidikan internal

Saya Punya Hak untuk Marah

Salah satu anggota tim kami mengisahkan pengalaman, juga perasaannya sebagai perempuan selama mengerjakan liputan tentang kasus kekerasan seksual di Unika Santu Paulus Ruteng

Ketika ‘Nama Baik’ Mengalahkan Keadilan: Melawan Diam terhadap Kekerasan Seksual di Unika Santu Paulus Ruteng

Jika kekerasan dan diamnya institusi dibiarkan, maka generasi mendatang belajar bahwa keadilan bisa dikompromikan demi citra dan keberanian bersuara adalah risiko yang tidak sebanding