Jual Potongan Kertas Suara, Diduga Modus Politik Uang di Mabar

Floresa.co – Di salah satu Tempat Pemungutan Suara (TPS) di Kabupaten Manggarai Barat (Mabar), cukupa ramai dibahas soal praktek unik yang mereka sebut patut diduga bagian dari modus baru politik uang.

Berdasarkan hasil penelusuran Floresa.co, di TPS 03, Desa Golo Ronggot, Kecamatan Welak, warga mengisahkan, pada 9 Desember lalu, banyak kertas suara yang tidak hanya dicoblos, tapi dibuat lubang besar atau disobek hingga menganga.

Kepada Floresa.co, Gregorius Adat, salah satu saksi di TPS 03 mengaku, kertas suara yang robek kebanyakan yang memilih paket nomor satu, Agustinus Ch Dula-Maria Geong (Gusti-Maria)

”Banyak kertas suara paket Gusti-Maria bolong, diduga sengaja dirobek,” katanya.

Menurutnya, memang tidak ada kecurangan dari praktik demikian.

”Logikanya, paku hanya berukuran kecil namun bekas sobekan besar sekali. Mungkin sebelumnya ada permainan politik. Tapi itu hanya sebatas curiga,” katanya.

Kuat dugaan, katanya lagi, bagian kertas suara yang disobek terebut dibawa pulang oleh wajib pilih untuk barang bukti.

”Kita hanya menduga kemungkinan, setelah membawa sisa sobekan tersebut, mereka mendapat uang,” katanya.

DUKUNG KAMI

Terima kasih telah membaca artikel kami.

Floresa adalah media independen. Setiap laporan kami lahir dari kerja keras rekan-rekan reporter dan editor yang terus berupaya merawat komitmen agar jurnalisme melayani kepentingan publik.

Kami menggalang dukungan publik, bagian dari cara untuk terus bertahan dan menjaga independensi.

Cara salurkan bantuan bisa dicek pada tautan ini: https://floresa.co/dukung-kami

Terima kasih untuk kawan-kawan yang telah mendukung kami.

Gabung juga di Grup WhatsApp pembaca kami dengan klik di sini atau di Channel WhatsApp dengan klik di sini.

BACA JUGA

BANYAK DIBACA