Pemda Manggarai Timur Beri Santunan untuk Keluarga di Elar Selatan yang Rumahnya Kebakaran

Bantuan tersebut diserahkan pada 20 November

Floresa.co – Pemerintah Kabupaten Manggarai Timur memberikan dana santunan kepada keluarga di Desa Golo Wuas, Kecamatan Elar Selatan yang rumahnya kebakaran hampir dua bulan lalu.

Dana santunan tersebut diterima langsung oleh Stefanus Naur bersama istrinya, Kornelia Hermin pada 20 November, kata Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Manggarai Timur, Silvatius Agung Selamat.

“Total bantuan yang disalurkan sebesar Rp10,5 juta,” katanya.

Ia berkata, jumlah santunan itu disesuaikan dengan kerusakan dan nilai kerugian Rp188.400.000 yang dilaporkan kepada BPBD oleh Pemerintah Desa Golo Wuas.

“Kalau total kerugian yang dilaporkan di atas Rp50 juta, maka dapat santunan Rp10,5 juta, kalau di bawah itu kisarannya sekitar Rp1 sampai 5 juta,” katanya.

Seperti yang diberitakan Floresa sebelumnya, rumah Stefanus terbakar pada 29 September.

Selain seluruh bangunan rumah beserta isinya, mobil pikap yang terparkir di samping rumah ikut hangus. 

Mobil itu milik anak sulungnya yang sehari-hari berjualan minyak tanah dan garam keliling kampung.

Selain itu, uang Rp20 juta di lemari mereka juga hangus. Uang itu merupakan hasil pesta sekolah pada Juli untuk biaya kuliah anak mereka di Universitas Katolik Santu Paulus Ruteng.

Semua dokumen penting mereka mulai dari KTP, kartu keluarga, akta nikah, akta kelahiran, hingga kartu BPJS Kesehatan juga hangus. Kartu bantuan sosial seperti Program Keluarga Harapan pun ikut lenyap.

Berdasarkan data BPBD, sepanjang Maret hingga Oktober tahun ini, terdapat 15 rumah warga Manggarai Timur yang kebakaran.

Silvatius mengklaim pihaknya sudah menyalurkan santunan kepada seluruh keluarga terdampak.

“Semua (santunan) sudah kami transfer ke rekening masing-masing penerima,” katanya.

Silvatius mengimbau masyarakat untuk terus meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, seperti “memastikan tidak ada sumber api yang masih menyala sebelum meninggalkan rumah.”

“Periksa kembali kompor, lilin, tungku, maupun alat pemanas lainnya. Pastikan semuanya benar-benar padam agar tidak menimbulkan kebakaran,” katanya.

Laporan ini dikerjakan oleh Gabrin Anggur, kontributor di Manggarai Timur

Editor: Ryan Dagur

Dukung kami untuk terus melayani kepentingan publik, sambil tetap mempertahankan independensi. Klik di sini untuk salurkan dukungan!
Atau pindai kode QR di samping

BACA JUGA