Dewan Paroki Katedral Ruteng Bantah Penggunaan Aula untuk Gerakan Awam Kontra Uskup

Baca Juga

Floresa.coSebuah pengumuman beredar yang membantah pemanfaatan Aula Paroki Katedral Ruteng sebagai sekertariat gerakan kelompok awam yang menuntut Mgr Hubertus Leteng Pr mundur dari jabatannya.

Pengumuman itu ditandatangani oleh Erlan Yusran, Ketua Pelaksana Dewan Pimpinan Paroki  (DPP) Katedal.

“Kami DPP Paroki Katedral Ruteng dengan ini menyampaikan informasi bahwa Aula Paroki Katedral tidak pernah menjadi sekertariat sebuah gerakan apa pun,” demikian isi pengumuman tersebut yang salinannya diterima Floresa.co, Rabu, 5 Juli 2017.

Erlan menyatakan, “informasi ini penting disampaikan kepada seluruh pembaca yang sebelumnya memperoleh informasi bahwa gerakan kelompok awam menggunakan Aula Katedral sebagai sekertariat.”

“Kami sudah menginformasikan kepada wartawan yang menulis berita atau memuat rilis dimaksud, agar mengonfirmasi alamat sekretariat yang benar kepada sumber berita atau pemberi rilis, namun belum mendapat tanggapan,” katanya, meski tidak menyebut detail media yang dimaksud.

“Sekali lagi, Aula Paroki Katedral tidak sedang menjadi/digunakan sebagai sekretariat gerakan apa pun,” tegas Erlan.

Sementara itu, Onesimus Jaman, tokoh yang menjadi salah satu penanggung jawab gerakan awam itu mengatakan, memang mereka belum bertemu Erlan setelah menggelar pertemuan pada pekan lalu terkait pernyataan sikap untuk kasus yang melanda Keuskupan Ruteng.

Namun, kata dia, mereka sudah menyampaikan soal penggunaan Aula Katedral itu kepada Romo Bene Bensi Pr, Pastor Paroki Katedral yang juga Ketua DPP Paroki.

Ia menjelaskan, pengumuman Erlan itu bisa dipahami. “Mungkin karena keterlambatan pengurus kelompok awam mendekati Ketua Pelaksana DPP, juga termasuk janji Romo Bene mengundang DPP untuk pertemuan kandas,” katanya.

Ia menambahkan, mungkin juga karena memang Ketua DPP tidak setuju dengan gerakan mereka.

“Kami tidak berharap lagi peran Pastor dan DPP Katedral untuk ikut bertanggung jawab atas kasus uskup ini. Sekretariat bisa di tempat lain saja,” kata Ones, yang juga penasehat DPP Katedral.

Ia menjelaskan, untuk sementara, sekertariat pindak ke kompleks Sekola Tinggi Pusat Pastoral (Stipas) St Sirilus, Ruteng.

Floresa.co sudah berupaya menghubungi Romo Bene Bensi untuk mengonfirmasi hal ini. Namun, beberapa kali dihubungi, ia tidak merespon. (ARL/Floresa)

Terima kasih telah membaca artikel kami. Jika tertarik untuk mendukung kerja-kerja jurnalisme kami, kawan-kawan bisa berdonasi dengan cara klik di sini.

Terkini

spot_img