Baru Selesai Dua Bulan Diperbaiki, Jalan Ruteng-Iteng Rusak Lagi

Kondisi jalan Ruteng-Iteng yang rusak, meski baru diperbaiki baru-baru ini (Foto: Facebook Bone Rampung)
Kondisi jalan Ruteng-Iteng yang rusak, meski baru diperbaiki baru-baru ini (Foto: Facebook Bone Rampung)

Ruteng, Floresa.co – Kondisi  jalan raya yang menghubungkan kota Ruteng dengan Iteng di Kecamatan Satarmese, Kabupaten Manggarai –  Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT) rusak lagi, padahal baru selesai diperbaiki sekitar dua bulan lalu.

Warga mengeluhkan kondisi jalan itu, berhubung di beberapa titik mengalami kerusakan.

Wilayah yang parah misalnya di Wae Mantar, wilayah pertengahan antara hutan negara Golo Lusang dan Iteng.

Pantauan Floresa.co,  kondisi aspal terlihat retak dan terdapat lubang di beberapa titik.

Jalan raya tersebut merupakan jalan provinsi yang pembangunan dan pengawasannya menjadi tanggung jawab Dinas Pekerjaan Umum Bidang Bina Marga Provinsi NTT.

“Ini pembangunan mungkin asal-asalan saja. Baru diperbaiki kemarin, sekarang  rusak lagi,” tutur Venan Jerahu, seorang pengandara roda dua saat bertemu dengan Floresa.co di Wae Mantar,  Selasa (6/1/2015).

Ia berharap pihak Pemprov NTT segera berkordinasi dengan kontraktor yang mengerjakan jalan tersebut agar segera memperbaiki kembali badan jalan yang rusak.

Berdasarkan data  dari papan informasi yang terpampang di dekat lokasi pengerjaan, proyek tersebut ditangani oleh CV Tiga Putra Sejati dengan nilai kontrak sebesar Rp. 1.487.623.000 yang diambil dari dana APBD Provinsi NTT tahun anggaran 2014.

Selain itu, informasi lain yang didapat adalah tanggal pengerjaan, yaitu mulai 10 Juni 2014 dengan waktu pelaksanaan 150 hari kalender kerja.

Dihubungi terpisah, Boni Jebarus, anggota DPRD Provinsi NTT berjanji akan mengecek pengerjaan jalan rusak tersebut.

“Nanti saya cek Satuan Kerjanyanya (Dinas Satuan Kerja Provinsi NTT).” kata Boni. (ADB/Floresa)

Terima kasih telah membaca artikel kami. Jika tertarik untuk mendukung kerja-kerja jurnalisme kami, kamu bisa memberi kami kontribusi, dengan klik di bawah ini.

Baca Juga Artikel Lainnya

Virus ASF Kembali Serang Babi di Manggarai Barat, Warga yang Rugi Hingga Ratusan Juta Berharap Pemerintah Tak Sekadar Beri Imbauan

Selama beberapa tahun terakhir, virus ini terus muncul dan tidak ada upaya penanganan yang signifikan 

Polisi Sudah Tangkap Frater Tersangka Kasus Pelecehan Seksual, Sedang Dibawa ke Ngada, Flores

Floresa.co - Polisi mengonfirmasi sudah menangkap frater tersangka kasus pelecehan seksual di seminari di Flores yang sebelumnya jadi buronan. Frater Engelbertus Lowa Soda, kata Iptu Sukandar, Kepala Seksi Hubungan Masyarakat Polres Ngada ditangkap pada 29 Februari...

Pemerintah Manggarai Barat Salurkan Bantuan untuk Cegah Stunting dan Dukung Tumbuh Kembang Anak

Kabupaten itu mencatat tren penurunan angka stunting pada tiga tahun terakhir

Mereka Hanya Bicara Dampak Perubahan Iklim, Bukan Dampak Proyek Geotermal Poco Leok; Bantahan Warga terhadap Klaim PT PLN Telah Sosialisasi FPIC

PT PLN melakukan sosialisasi pada 27 Februari di Kampung Lengkong, bagian dari rangkaian upaya mengegolkan proyek geotermal perluasan PLTP Ulumbu, salah satu dari Proyek Strategis Nasional di Flores