Perempuan Jerman Tewas Saat Lawan ISIS

Pejuan Perempuan Kurdi
Pejuan Perempuan Kurdi

Floresa.co –  Satu lagi perempuan dari negara barat yang tewas dalam pertempuran melawan kelompok militan Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS). Perempuan tersebut diketahui berasal dari Jerman.

Sebelumnya tercatat seorang warga negara Inggris bernama Konstandinos Erik Scurfield dan WN Australia bernama Ashley Johnston tewas dalam bentrokan di tempat lain di Hasakeh.

Perempuan tersebut, menurut Kepala Pengamat Suriah untuk Hak Asasi Manusia, Rami Abdel Rahman, seperti yang dilansir AFP, tewas dalam beberapa jam terakhir bertepatan dengan Hari Perempuan Internasional.

Diduga, perempuan yang belum diketahui namanya itu tewas dalam pertempuran yang terjadi sejak Sabtu (7/3/2015) di kota yang dikuasai pejuang Kurdi, Tal Tamr di provinsi Hasekeh.

Ia pun tercatat sebagai perempuan ketiga dari negara barat yang tewas saat berjuag bersama pejuan Kurdi.

Terkait dengan informasi bagaimana perempuan tersebut bergabung dengean kelompok Kurdi belum diketahui secara pasti. Sampai saat ini, belum ada konfirmasi dari pemerintah Jerman.

Saat ini, kekuatan anggota perempuan yang tergabung dalam pasukan pelindung masyarakat Kurdi dikabarkan mencapai 35 persen. Jumlahnya diperkirakan mencapai 7000 orang dan mendapat pelatihan yang sama layaknya pejuang laki-laki. (ARJ/Floresa).

 

DUKUNG KAMI

Terima kasih telah membaca artikel kami.

Floresa adalah media independen. Setiap laporan kami lahir dari kerja keras rekan-rekan reporter dan editor yang terus berupaya merawat komitmen agar jurnalisme melayani kepentingan publik.

Kami menggalang dukungan publik, bagian dari cara untuk terus bertahan dan menjaga independensi.

Cara salurkan bantuan bisa dicek pada tautan ini: https://floresa.co/dukung-kami

Terima kasih untuk kawan-kawan yang telah mendukung kami.

Gabung juga di Grup WhatsApp pembaca kami dengan klik di sini atau di Channel WhatsApp dengan klik di sini.

BACA JUGA

BANYAK DIBACA