Usulan Dana Rp 1,2 miliar oleh Pemprov NTT untuk Promosi di Metro TV Ditentang

Metro TV

Floresa.co – Biro Hubungan Masyarakat (Humas) Pemerintah Provinsi NTT mengajukan anggaran sebesar Rp 1,2 miliar pada APBD 2015 untuk promosi di stasiun televisi swasata nasional Metro TV.

Saat ini, usulan tersebut yang sedang dibahas oleh Badan Anggaran (Banggar) DPRD NTT ditentang oleh anggota DPRD NTT dan para jurnalis.

“Kami di Banggar untuk sementara kesimpulannya ditolak,” ujar Anggota Banggar DPRD NTT, Boni Jebarus kepada Floresa.co, Rabu (10/12/2014).

Anggota Fraksi Demokrat ini mengatakan usulan tersebut akan dibahas lebih lanjut oleh tim perumus. “Dan semoga keputusan akhir ditolak,”ujarnya.

Proposal belanja promosi di Metro TV ini juga ditentang oleh sejumlah jurnalis di Kupang yang tergabung dalam Aliansi Wartawan NTT.

Hari ini, rencananya aliansi tersebut menduduki ruang sidang Banggar. Mereka meminta Banggar membatalkan anggaran tersebut.

“APBD NTT sangat kecil, untuk itu APBD harus dikawal sehingga benar-benar diperuntukan bagi kebutuhan mendesak rakyat. Bukan dibuang kepada para pengusaha besar di Jakarta. Mari kita kawal DPRD NTT agar jangan mereka ikut terbawa dengan keinginan segelintir orang karena jasa politik kelompoknya,” ujar Bone Pukan, Koordinator Aliansi Wartawan NTT. (PTD/Floresa)

DUKUNG KAMI

Terima kasih telah membaca artikel kami.

Floresa adalah media independen. Setiap laporan kami lahir dari kerja keras rekan-rekan reporter dan editor yang terus berupaya merawat komitmen agar jurnalisme melayani kepentingan publik.

Kami menggalang dukungan publik, bagian dari cara untuk terus bertahan dan menjaga independensi.

Cara salurkan bantuan bisa dicek pada tautan ini: https://floresa.co/dukung-kami

Terima kasih untuk kawan-kawan yang telah mendukung kami.

Gabung juga di Grup WhatsApp pembaca kami dengan klik di sini atau di Channel WhatsApp dengan klik di sini.

BACA JUGA

BANYAK DIBACA