Perekrutan THL di Matim Dilakukan Tertutup?

Borong,Floresa.co – Januari 2013 lalu, Sekertaris Daerah (Sekda) Manggarai Timur (Matim), Matheus Ola Beda mengeluarkan surat kepada seluruh pimpinan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) lingkup Pemerintahan Matim untuk memberhentikan penerimaan Tenaga Harian Lepas (THL) setiap awal tahun.

Tetapi surat tersebut rupanya tak diindahkan para kepala dinas, badan dan kantor. Mereka masih saja merekrut THL yang baru.

Dari data yang dihimpun Floresa.co, setiap tahunnya beberapa SKPD merekrut 2-5 THL yang baru. Perekrutan tersebut terkesan dilakukan secara tertutup dan sembunyi-sembunyi karena tanpa ada pengumuman secara resmi untuk disampaikan kepada pencari kerja di Kabupaten Matim.

Sekda Matim, Matheus Ola Beda saat dikonfirmasi Floresa.co, Senin,(15/2/2016) membenarkan bahwa dirinya pernah mengeluarkan surat kepada seluruh pimpinan SKPD agar jangan merekrut THL yang baru.

“Oh ia,benar,saya pernah membuat surat penyampaian kepada seluruh pimpinan SKPD untuk tidak merekrut THL yang baru setiap tahunnya” kata Matheus.

Menurutnya, surat penyampaian larangan perekrutan THL tahun 2013 itu berdasarkan Peraturan Pemerintah yang melarang untuk mengangkat pegawai baru dalam bentuk apapun.

Tetapi, lanjutnya karena kebutuhan daerah, maka sejumlah SKPD tetap merekrut THL. Apalagi Matim merupakan daerah otonom baru yang membutuhkan banyak pegawai untuk membantu tugas-tugas pemerintah daerah.

Dukung Kami

Ada cerita yang terlalu berisiko untuk diberitakan, korban yang terlalu lemah untuk didengar, dan mereka yang terlalu berkuasa untuk disentuh.
Floresa memilih memberi perhatian pada semua itu. Kami tidak bergantung pada iklan korporasi atau kepentingan politik. Independensi kami dibiayai oleh pembaca yang percaya bahwa kebenaran harus diungkap tanpa kompromi.
Dukung kami untuk terus bertahan. Caranya bisa cek di sini

BACA JUGA