Kepala Daerah Jadi Jurkamnas Jokowi-JK

Jokowi-Kalla
Jokowi-Kalla

Jakarta, Floresa – Juru kampanye nasional (Jurkamnas) pasangan calon presiden dan wakil presiden Joko Widodo-Jusuf Kalla diisi oleh sembilan kepala daerah. Sembilan kepala daerah ini sudah mendaftarkan diri sebagaimana tertera dalam Surat Tim Kampanye Nasional Jokowi-JK Nomor 011/EX/JKWJK/VI/2014 Perihal Daftar Jurkamnas.

Sembilan orang kepala daerah itu terdiri dari enam orang gubernur, dua orang wakil gubernur, dan seorang wali kota. Mereka adalah Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Gubernur Nusa Tenggara Timur Frans Lebu Raya, Gubernur Lampung Sachroedin ZP, Gubernur Kalimantan Tengah Agustin Teras Narang, Gubernur Kalimantan Barat Cornelis, dan Gubernur Bangka Belitung Rustam Effendi. Sisanya, Wagub Banten Rano Karno, Wagub Kepri Suryo Respationo, dan Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini.

Dari sembilan orang itu, baru tiga di antaranya yang sudah mengajukan permohonan cuti kepada Mendagri Gamawan Fauzi. Lima di antaranya adalah Ganjar, Sachroedin, Rustam Effendi, Rano Karno, dan Suryo Respationo belum mengajukan mengajukan cuti. Adapun, Tri Rismaharini wajib mengajukan izin cuti kampanye kepada Gubernur Jawa Timur Soekarwo, dengan tembusan diberikan kepada Mendagri Gamawan Fauzi.

Terima kasih telah membaca artikel kami. Jika tertarik untuk mendukung kerja-kerja jurnalisme kami, kamu bisa memberi kami kontribusi, dengan klik di bawah ini.

Baca Juga Artikel Lainnya

Polisi di Manggarai Timur Tangkap Pemuda Pengedar Obat Terlarang yang Dipasok dari Makassar

Dua pelaku, berusia 23 dan 28 tahun, menjalankan aksi sejak 2023

Kalah Hingga Tingkat Kasasi, Nenek di Manggarai Barat Tetap Berjuang untuk Tanah yang Sudah Dikuasai Perusahaan

Meyakini bahwa tanah yang terletak di dekat pantai Labuan Bajo itu miliknya, nenek ini memilih tidak berhenti berjuang, dengan meminta perhatian Kementerian BPN/ATR

Pemerintah Gamang Atasi Praktik Pinjam Bendera, Warga Terpaksa Terima Hasil Proyek Berkualitas Buruk

Dalam sejumlah proyek yang dikerjakan dengan praktik pinjam bendera di Kabupaten Manggarai, pengerjaannya asal-asalan. Pemerintah mengklaim praktik itu tidak diizinkan, mesti mengakui terus dilakukan kontraktor

Jembatan pada Ruas Jalan Kabupaten yang Rusak Bertahun- tahun Bakal Diperbaiki dengan Dana Desa, Pemkab Manggarai Timur Klaim Tidak Punya Anggaran

Jembatan Wae Emas itu bagian dari ruas jalan kabupaten yang menghubungkan Kecamatan Kota Komba Utara dan Elar Selatan