“Dibawa Lari” Sebelum Ujian, Siswi SMK Welak Malu Ikut UN

Baca Juga

Floresa.co – Salah satu siswi di Kabupaten Manggarai Barat (Mabar) memutuskan untuk tidak mengkuti Ujian Nasional (UN) lantaran dibawa lari seorang pria.

Padahal orang tua siswi itu mengharapkan anaknya tetap mengikuti UN.

Hal itu disampaikan oleh Kepala Sekolah SMK Welak, Sipri Jemadi kepada Floresa.co, Minggu 3 April 2016.

“Dia dibawa lari lelaki untuk dijadikan istri sebelum Ujian Sekolah. Lelaki tersebut seorang tukang di daerah sekitar wilayah itu,” katanya.

Pihak sekolah, menurut dia, berharap seluruh peserta ikut mengikuti ujian. Namun, jelas Sipri, siswi tersebut mengaku malu.

“Orang tua siswi meminta kita agar dia tetap ikut ujian. Sekolahpun tidak keberatan dan meminta orangtua siswi itu melakukan pendekatan dengan suami siswi. Namun, setelah menemui siswi tersebut, kepada orangtuanya, dia mengaku malu,” ungkapnya.

Jumlah peserta yang UN, kata dia, sebenatnya sebanyak 35 orang.

“Karena dia tidak ikut, maka jumlahnya hanya 34 orang. Namun saat pelaksanaan UN nanti, nomor UN siswi yang sudah ikut suami tetap dipajang di meja,” katanya.

Sementara itu, informasi yang diperoleh Floresa.co dari salah satu guru di Labuan Bajo, dua peserta UN di sekolahnya tidak mengikuti UN karena hamil. Keduanya, kata dia, juga malu ikut ujian.

Terpisah, Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Mabar,  Marten Magol, melalui selulernya, Minggu, mengaku, total siswa-siswi yang tidak ikut UN di seluruh Mabar baru akan dipastikan Senin esok, 4 April.

”Nanti kita cek setelah pelasksanaan ujian hari pertama,” jelasnya.

Dia mengakui ada laporan terkait siswi yang hamil, namun untuk memastikan apakah tetap mengikuti UN atau tidak, menunggu laporan esok.

”Mulai hari pertama baru kita tahu, termasuk apa alasanya,” tegasnya.

Diberitakan sebelumnya, total siswa SMA dan SMK di Mabar yang ikut ujian berjumlah 3.299, dengan rincian 623 orang siswa SMK, 2.233 orang siswa SMA, dan 443 orang siswa
Paket C.

UN dijadwalkan akan berakhir pada Rabu, 6 April. (Ferdinand Ambo/ARL/Floresa)

 

Terima kasih telah membaca artikel kami. Jika tertarik untuk mendukung kerja-kerja jurnalisme kami, kawan-kawan bisa berdonasi dengan cara klik di sini.

Terkini

spot_img