Pada 14 November 2025, media Pijarflores.net memuat berita berjudul Wartawan EP Diduga Lakukan Upaya Pemerasan Sebelum Rekaman di Viralkan di Media Lokal.
Berita tersebut menyebut nama media kami. Penyebutan itu terdapat pada bagian yang menyatakan bahwa EP menghubungi Bupati Herybertus GL Nabit, diduga untuk meminta uang agar tidak memberitakan kasus dugaan suap para jaksa di Kejaksaan Negeri Manggarai.
Ia disebut mengirim pesan via WhatsApp dengan menyertakan foto saat EP sedang berada bersama salah satu mantan editor kami.
Terkait hal ini, kami perlu memberi penjelasan sebagai berikut:
Pertama, dua jurnalis kami dihubungi Pijarflores.net pada 14 November 2025 soal foto yang memperlihatkan EP bersama seorang mantan editor kami. Jurnalis itu bertanya apakah benar editor itu pemimpin Floresa. Kami tidak diberitahu alasan soal pertanyaan tersebut. Salah satu anggota tim kami kemudian mengirim tautan berisi daftar tim redaksi kami.
Kedua, kami telah mengecek bahwa foto tersebut adalah foto pada Agustus 2023 saat EP masih berstatus sebagai jurnalis Floresa. Foto tersebut diambil saat EP dan mantan editor kami hendak mewawancarai jaksa di Kejaksaan Negeri Manggarai terkait dugaan manipulasi penanganan kasus korupsi pembangunan Terminal Kembur di Kabupaten Manggarai Timur.
Ketiga, benar bahwa EP pernah menjadi jurnalis Floresa, namun telah berhenti pada 2024. Karena itu, dugaan permintaan uang kepada bupati itu tidak terkait dengan Floresa dan tidak akan mempengaruhi perhatian kami dalam pemberitaan kasus dugaan suap para jaksa di Kejaksaan Negeri Manggarai yang ikut menyeret bupati dan para pejabat dinas.
Keempat, semua tim kami terikat pada Kode Etik Jurnalis Floresa yang telah kami cantumkan pada web, bagian dari komitmen kami menjaga praktik jurnalisme yang melayani kepentingan publik. Kami berharap publik ikut mengawasi para jurnalis kami dan bisa melapor ke email redaksi.floresa@gmail.com jika menemukan dugaan pelanggaran terhadap kode etik tersebut.
Demikian penjelasan kami.
Ryan Dagur
Pemimpin Umum Floresa
Laporan kami lainnya terkait perkembangan penanganan kasus ini bisa dibaca di sini: Dugaan Skandal Suap Jaksa di Manggarai




