Dana Bosda Naik Rp 200 Ribu, Guru di Matim Senang

Baca Juga

Borong, Floresa.co – Sejumlah guru di Kabupaten Manggarai Timur (Matim), Flores – NTT mengaku senang dengan kebijakan Pemerintah Daerah setempat menaikkan dana Bosda (bantuan operasional sekolah daerah) sebesar Rp 200 ribu untuk masing – masing guru, tahun ini.

“Kami sebagai guru di SDK Papo, sangat senang dengan kenaikan dana Bosda sebesar Rp 200 ribu per guru,” ujar Silvester Jeharut, Guru Sekolah Dasar Katolik (SDK) Papo, Desa Golo Ros, Kecamatan Rana Mese kepada Floresa.co, Kamis (14/1/2015) siang.

Kebijakan ini, kata dia, memiliki pengaruh positif terhadap keberlansungan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) di daerah ini. Guru – guru, katanya, semakin termotivasi meningkatkan kinerja sebagai tenaga pendidik.

“Kebijakan ini merupakan salah satu kebijakan Pemda sebagai bukti kepedulian terhadap dunia Pendidikan di Manggarai Timur” tuturnya.

Hal senada juga disampaikan Fransiskus Luda, Guru SMP Negeri 7 Lamba Leda, Desa Golo Munga.

“Tentunya kami gembira sekaligus termotivasi dengan naiknya dana Bosda ini”,ujarnya.

Menurut guru Bahasa Indonesia di SMPN 7 Lamba Leda ini kenaikkan dana Bosda merupakan salah satu unsur penting untuk meningkatakan kualitas pendidikan di Matim.

Terima kasih telah membaca artikel kami. Jika tertarik untuk mendukung kerja-kerja jurnalisme kami, kawan-kawan bisa berdonasi dengan cara klik di sini.

Terkini

spot_img