Oknum Tentara di Maumere Aniaya Bocah Kelas Enam SD

adu jotosMaumere -Floresa.co – Seorang oknum Tentara Nasional Indonesia (TNI) berinisial YP di kota Maumere, Flores menganiaya seorang bocah Sekolah Dasar (SD) kelas enam. Akibatnya, bibir kiri bagian atas anak berusia 12 tahun tersebut luka robek.

Sang anak yang menjadi korban bernama Petrus Portorico (12) atau biasa disapa Erik oleh teman – temannya di sekolah. Pelaku YP bertugas di Kodim 1603, Sikka.

Aksi ala preman ini dilakukan di halaman rumah korban di Jalan Yos Sudarso, Kelurahan Wairotang, pada Sabtu, (14/3/2015).

Menurut pengakuan korban yang ditemui di rumahnya, Sabtu (14/03/2015) sore, kejadian ini berawal ketika Noy, anak perempuan perwira tersebut diejek teman – temannya di sekolah. Sang anak kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada ayahnya yang datang menjemputnya usai jam sekolah.

Merasa tersinggung karena anaknya diolok-olok, YP  pun membuntuti Erik yang kebetulan dilihatnya ada dalam kerumunan siswa yang mengejek anaknnya.

Memasuki gerbang rumah tepatnya di halaman, korban langsung dipukul oleh perwira tersebut. Akibat pemukulan ini, bibir kiri bagian atas sang anak robek.

“Saya melihat korban saat tiba di halaman rumah, langsung sang perwira juga muncul dari belakang. Tanpa tanya, dia langsung tampar  anak Erik. Dia tampar dari belakang dengan menggunakan punggung tangan,“ ungkap Siprianus Kanisius,seorang saksi mata.

Aksi pemukulan ini disaksikan oleh dua orang paman kandung korban yang tidak bisa berbuat apa – apa  karena insiden tersebut berlangsung dengan cepatnya.

Lebih lanjut, saksi Sipri mengatakan, usai melakukan aksinya, sang perwira mengatakan,  “Saya ini kapten. Dan jika mau mencari (saya), silahkan cari di Kodim”

Keluarga  telah melaporkan tindakan oknum tentara tersebut ke Polres Sikka serta melaporkan ke POM Ende dan Den POM Korem di Kupang.

“Saya sesalkan pemukulan ini bisa terjadi. Anak saya jadi trauma karena aksi koboi ini. Mestinya dengan kedudukannya sebagai perwira militer, dia bisa bertanya baik – baik, bukan dengan langsung gampar anak saya. “ ungkap Oswaldus, ayah korban. (Laporan Wartawan Floresa.co di Maumere, Mario Sina)

Terima kasih telah membaca artikel kami. Jika tertarik untuk mendukung kerja-kerja jurnalisme kami, kamu bisa memberi kami kontribusi, dengan klik di sini.

TERKINI

BANYAK DIBACA

BACA JUGA