Ditanya Soal Penetapan Tersangka Lando-Noa, Ini Jawaban Kapolda NTT

Keterangan Vinsen terkait telepon dari Dula dan Hamsi ini dikonfirmasi oleh ayah Vinsen, Aleks atau kerap disapa baba Ihing. Aleks yang diperiksa selalu Wakil Direktur CV Sinar Lembor Indah pada 19 Februari 2016 mengakui bahwa dua pejabat tinggi di Manggarai Barat itu mendesak perusahaanya untuk segera memulai pekerjaan di lapangan.

BERITA Terkait: Terkait Lando-Noa, Ayah Direktur Sinar Lembor Diperiksa Penyidik Polres Mabar

Mateus Hamsi, yang kini bukan Ketua DPRD lagi, sudah diperiksa oleh penyidik pada 24 Februari 2016. Ketua DPD Golkar Manggarai Barat ini mengakui bahwa dirinya menelpon CV Sinar Lembor tetapi dalam kapasitasnya sebagai Ketua Gabungan Pelaksana Konstruksi Nasional (Gapensi) Mabar.

BERITA Terkait : Kasus Lando-Noa: Hamsi Diperiksa Tipikor, Kapan Giliran Dula?

Penyidik hingga kini belum menyentuh Agustinus Ch Dula yang kini terpilih kembali menjadi bupati Manggarai Barat. Tahun 2015 lalu, penyidik beralasan Dula belum bisa diperiksa karena ia menjadi salah satu calon dalam Pilkada 2015 lalu. Kepolisian menjanjikan akan memeriksanya setelah proses Pilkada.

Namun, meski semua proses pilkada sudah selesai, Dula belum juga dipanggil untuk dimintai keterangannya terkait proyek jalan Lando-Noa ini. (Ferdinand Ambo/PTD/Floresa)

Dukung Kami

Ada cerita yang terlalu berisiko untuk diberitakan, korban yang terlalu lemah untuk didengar, dan mereka yang terlalu berkuasa untuk disentuh.
Floresa memilih memberi perhatian pada semua itu. Kami tidak bergantung pada iklan korporasi atau kepentingan politik. Independensi kami dibiayai oleh pembaca yang percaya bahwa kebenaran harus diungkap tanpa kompromi.
Dukung kami untuk terus bertahan. Caranya bisa cek di sini

BACA JUGA