Gerakan Rakyat Berdaulat Kawal Pembatalan Pemilihan Kepala Daerah oleh DPRD

Pilkada LangsungFloresa.co-Gabungan elemen mahasiswa, aktivis, kelompok buruh, organisasi massa perempuan, dan peneliti yang menamakan diri Gerakan Rakyat Berdaulat melakukan konsolidasi awal di Kampus FISIP UI, Depok, Jawa Barat, Selasa (7/10), menuntut pemerintah dan DPR mengembalikan hak politik rakyat dalam pilkada langsung.

Seperti dilansir Kompas, konsolidasi awal ini dihadiri oleh aliansi mahasiswa untuk demokrasi dari UI, Puskapol UI, Perludem, Formappi, Indonesia Corruption Watch, Walhi, Formappi, Lingkar Madani untuk Indonesia, Koalisi Perempuan Indonesia, JPPR, Elsam, Migrant Care, Pattiro, dan LIPI.

Gerakan ini akan mendorong seluruh elemen masyarakat berjuang supaya hak politik mereka dalam pilkada tetap terjamin oleh Undang-Undang. Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) yang dikeluarkan Presiden Susilo Bambang Yudoyono mengantikan UU No. 22/2014 tentang Pemilihan Kepala Daerah tidak menjamin kembalinya hak rakyat memilih langsung kepala daerahnya.

“Meksi ada perpu oleh SBY, tidak ada kepastian dikembalikannya hak politik. Pasalnya, revisi UU Pilkada oleh DPRD harus disetujui oleh DPR periode 2014-2019,” kata Veri Junaedi, Deputi Direktur Perludem.

Bara Lintar, Ketua BEM FISIP UI, menyatakan, Pilkada oleh DPRD akan menjadi ajang politik transaksi sebelum dan sesudah pemilu. Dalam Pilkada oleh DPRD ada indikasi kuat pembajakan demokrasi dan upaya mengembalikan pemerintah otoriter seperti Orde Baru. Karena itu, mahasiswa tidak akan tinggal diam oleh permainan politik oligarki.

Terima kasih telah membaca artikel kami. Jika tertarik untuk mendukung kerja-kerja jurnalisme kami, kamu bisa memberi kami kontribusi, dengan klik di bawah ini.

Baca Juga Artikel Lainnya

Virus ASF Kembali Serang Babi di Manggarai Barat, Warga yang Rugi Hingga Ratusan Juta Berharap Pemerintah Tak Sekadar Beri Imbauan

Selama beberapa tahun terakhir, virus ini terus muncul dan tidak ada upaya penanganan yang signifikan 

Polisi Sudah Tangkap Frater Tersangka Kasus Pelecehan Seksual, Sedang Dibawa ke Ngada, Flores

Floresa.co - Polisi mengonfirmasi sudah menangkap frater tersangka kasus pelecehan seksual di seminari di Flores yang sebelumnya jadi buronan. Frater Engelbertus Lowa Soda, kata Iptu Sukandar, Kepala Seksi Hubungan Masyarakat Polres Ngada ditangkap pada 29 Februari...

Pemerintah Manggarai Barat Salurkan Bantuan untuk Cegah Stunting dan Dukung Tumbuh Kembang Anak

Kabupaten itu mencatat tren penurunan angka stunting pada tiga tahun terakhir

Mereka Hanya Bicara Dampak Perubahan Iklim, Bukan Dampak Proyek Geotermal Poco Leok; Bantahan Warga terhadap Klaim PT PLN Telah Sosialisasi FPIC

PT PLN melakukan sosialisasi pada 27 Februari di Kampung Lengkong, bagian dari rangkaian upaya mengegolkan proyek geotermal perluasan PLTP Ulumbu, salah satu dari Proyek Strategis Nasional di Flores