FEATURE

Agleriano Gefrilman, Bocah Lumpuh di Manggarai Timur yang Berharap Bisa Sekolah

Meski dengan kondisi keterbatasan fisik, yang membuat bocah 12 tahun itu tidak bisa mengenyam pendidikan formal seperti anak-anak lainnya, ia piawai bisa menulis, menggambar dan membaca. "Saya ingin sekolah," katanya.

Yesualdus Jurdin: Pernah Kerja di Perusahaan Tambang, Kini Sukses Beternak dan Bertani

Floresa.co - Keringat mengucur kala melintasi jalan menuju kampung Lengko Lolok pada Sabtu, 13 Juni 2020 siang. Selain disengat panasnya matahari, kondisi jalan berlapis batu...

Kopi Colol Mendunia, Bagaimana Nasib Petaninya?

Dikenal sebagai daerah penghasil kopi berkelas, yang kualitasnya sudah diakui secara nasional, bahkan mendunia, kondisi kehidupan petani di Colol masih memperihatinkan. Harga jual yang mereka dapat dari jerih payah mengolah kopi begitu rendah.

Perjuangan Perempuan Sebatang Kara di Ruteng: Tinggal di Gubuk, Menyambung Hidup dengan Jual Kue

Tinggal sendirian di sebuah gubuk kecil, Maria Goreti Lanu, perempuan 54 tahun di Ruteng, Kabupaten Manggarai berusaha bertahan hidup dengan berjualan kue. Sambil terus berjuang, ia berharap bisa mendapat bantuan hunian yang layak

Agleriano Gefrilman, Bocah Lumpuh di Manggarai Timur yang Berharap Bisa Sekolah

Meski dengan kondisi keterbatasan fisik, yang membuat bocah 12 tahun itu tidak bisa mengenyam pendidikan formal seperti anak-anak lainnya, ia piawai bisa menulis, menggambar dan membaca. "Saya ingin sekolah," katanya.

Yoseph Ronaldi: Berdayakan Petani Kopi, Melawan Praktik Ijon dan Dominasi Tengkulak

Di bangku kuliah, Yoseph Ronaldi belajar teologi karena ingin menjadi Guru Agama Katolik. Namun, ia banting stir menjadi pebisnis kopi setelah mendengar cerita kekalahan petani kopi di kampungnya, Colol karena praktik ijon dan dominasi tengkulak. Kini, selain brand Ponan Coffee miliknya sudah merambah pasar kopi biji dan bubuk di Ruteng dan Labuan Bajo, ia juga membantu memberdayakan para petani kopi.

Prudensia Sitia: Jadi Pemulung untuk Bertahan Hidup di Labuan Bajo

Di usianya yang ke-55 tahun, Prudensia Sitia yang ditinggal suaminya tahun lalu, mencari rejeki dengan memulung di kota Labuan Bajo. Ia potret dari orang lokal yang berusaha dengan daya sendiri bertahan hidup di kota itu yang terus menjadi sasaran berbagai proyek pariwisata dalam beberapa tahun terakhir.

Perjuangan Perempuan Sebatang Kara di Ruteng: Tinggal di Gubuk, Menyambung Hidup dengan Jual Kue

Tinggal sendirian di sebuah gubuk kecil, Maria Goreti Lanu, perempuan 54 tahun di Ruteng, Kabupaten Manggarai berusaha bertahan hidup dengan berjualan kue. Sambil terus berjuang, ia berharap bisa mendapat bantuan hunian yang layak

Kopi Colol Mendunia, Bagaimana Nasib Petaninya?

Dikenal sebagai daerah penghasil kopi berkelas, yang kualitasnya sudah diakui secara nasional, bahkan mendunia, kondisi kehidupan petani di Colol masih memperihatinkan. Harga jual yang mereka dapat dari jerih payah mengolah kopi begitu rendah.

Berkat Inovasi Karang Taruna, Warga Mesi Rana Mbata: Kami Sudah Tidak Jauh lagi Pikul Air

Maria, Agnes, Aldina dan ratusan warga Mesi lainnya, kini boleh bernapas legah. Mereka tidak lagi berjalan kaki, melewati jalan sempit dan curam, menuju mata air Wae Sior dan Wae Sele. Sumber air sudah dekat dengan rumah mereka.

Agleriano Gefrilman, Bocah Lumpuh di Manggarai Timur yang Berharap Bisa Sekolah

Meski dengan kondisi keterbatasan fisik, yang membuat bocah 12 tahun itu tidak bisa mengenyam pendidikan formal seperti anak-anak lainnya, ia piawai bisa menulis, menggambar dan membaca. "Saya ingin sekolah," katanya.

Yesualdus Jurdin: Pernah Kerja di Perusahaan Tambang, Kini Sukses Beternak dan Bertani

Floresa.co - Keringat mengucur kala melintasi jalan menuju kampung Lengko Lolok pada Sabtu, 13 Juni 2020 siang. Selain disengat panasnya matahari, kondisi jalan berlapis batu...

Kopi Colol Mendunia, Bagaimana Nasib Petaninya?

Dikenal sebagai daerah penghasil kopi berkelas, yang kualitasnya sudah diakui secara nasional, bahkan mendunia, kondisi kehidupan petani di Colol masih memperihatinkan. Harga jual yang mereka dapat dari jerih payah mengolah kopi begitu rendah.

Perjuangan Perempuan Sebatang Kara di Ruteng: Tinggal di Gubuk, Menyambung Hidup dengan Jual Kue

Tinggal sendirian di sebuah gubuk kecil, Maria Goreti Lanu, perempuan 54 tahun di Ruteng, Kabupaten Manggarai berusaha bertahan hidup dengan berjualan kue. Sambil terus berjuang, ia berharap bisa mendapat bantuan hunian yang layak

Most Popular